Mendongkrak Pertumbuhan Ekonomi melalui Pembangunan Sejuta Rumah

Senin, 06 Maret 2017 - 18:05 WIB
Mendongkrak Pertumbuhan...
Mendongkrak Pertumbuhan Ekonomi melalui Pembangunan Sejuta Rumah
A A A
JAKARTA - Lazimnya rumah sebagai sebuah kebutuhan pokok harus dimiliki oleh setiap keluarga. Semakin tinggi penghasilan seseorang, maka akan semakin bagus rumah yang dimiliki. Dari rumahlah ekonomi sebuah negara akan tumbuh.

Wajar jika berbagai pihak menilai salah satu sektor yang mendorong pertumbuhan ekonomi bangsa adalah properti atau perumahan. Berdasarkan kajian dari Universitas Indonesia (UI) setiap pembangunan rumah yang dilakukan secara tidak langsung mendorong kemajuan 174 industri di dalamnya.

Bukan hanya industri bahan material seperti semen, batu bata, genteng, cat atau kayu saja yang kelimpahan berkah dari pembangunan rumah yang dilakukan tetapi industri elektronik, automotif bahkan makanan dan minuman pun juga meraih untung dari menggeliatnya sektor perumahan.

Dari sisi lapangan pekerjaan, tidak perlu diragukan lagi penyerapannya. Untuk membangun rumah tipe 36 dibutuhkan minimal 6 pekerja. Bayangkan jika dalam satu tahun ada sejuta rumah yang dibangun, tentu dibutuhkan ratusan ribu pekerja untuk mengerjakannya. Jadi tidak salah jika pengamat ekonomi yang juga President Director Centre of Banking Crisis (CBC), Deni Daruri mengatakan pertumbuhan sektor perumahan sebesar 1% dinilai mampu mendongkrak produk domestik bruto (PDB) sebesar 9,5% selama lima tahun atau rata-rata sebesar 1,9%.

Deni mengungkapkan, menurut hasil penelitian Centre Banking Crisis bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terungkap bahwa sektor properti bisa membawa pengaruh signifikan terhadap pertumbuhan produk domestik bruto (PDB). "Dari hasil penelitian tersebut sektor perumahan mendukung sekitar 91 sektor lainnya seperti pertanian, industri dan lain sebagainya," ujarnya, Senin (6/3/2017).

Sementara itu, Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) Maryono mengklaim sektor perumahan memiliki dampak yang besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Sehingga sangat penting jika sektor perumahan didorong untuk bisa terus berkembang.

Menurut Maryono, jika sektor perumahan mengalami kenaikan, maka yang akan merasakan kenikmatannya adalah sektor riil. Pasalnya, pembangunan perumahan yang berkelanjutan memberikan efek berganda atau multiplier effect setidaknya terhadap 136 hingga 140 sektor industri.

Karena pentingnya sektor perumahan bagi perekonomian bangsa, maka BTN terus mendorong suksesnya program pembangunan sejuta rumah yang digagas pemerintah. Peran BTN dalam program tersebut tidak sebatas menyalurkan pembiayaan perumahan, juga mendorong pengembang membangun perumahan melalui kemudahan mendapatkan kredit konstruksi dan juga menciptakan inovasi produk kredit pemilikan rumah (KPR), salah satunya KPR Mikro untuk pekerja informal.

“Ini merupakan inovasi dan terobosan dari BTN untuk menyukseskan program sejuta rumah. Bagaimana BTN menciptakan skema pembiayaan perumahan untuk pekerja informal agar mereka memiliki rumah yang layak,” ujar Maryono.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BTN Bersama Pengembang...
BTN Bersama Pengembang Ingin Relaksasi PPN Berlanjut
BTN Meneropong Ketangguhan...
BTN Meneropong Ketangguhan Sektor Properti, Masih Mampu Jadi Penggerak
BTN Tawarkan Paket Menarik...
BTN Tawarkan Paket Menarik ke Perusahaan di Kawasan Industri Jababeka
Kumpulkan Ratusan Investor,...
Kumpulkan Ratusan Investor, BTN Tawarkan Aset Property Murah
BTN Jajaki Kerja Sama...
BTN Jajaki Kerja Sama dengan Perusahaan Properti Asal Jepang
Kawasan Industri Jadi...
Kawasan Industri Jadi Target Pengembangan Bisnis BTN
Berita Terkini
IHSG Menguat 2,67% Sore...
IHSG Menguat 2,67% Sore Ini, Ditutup di Level 5.900
8 menit yang lalu
Maritza Consulting Bidik...
Maritza Consulting Bidik Pertumbuhan Penjualan Properti Lewat Strategi Berbasis Data
14 menit yang lalu
Harga BBM dan LPG Subsidi...
Harga BBM dan LPG Subsidi Tak Naik Seperti Pertamax, Bahlil: Itu Perintah Presiden
41 menit yang lalu
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Komisi XII Ingatkan Dampaknya terhadap Daya Beli
1 jam yang lalu
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Berbagai Jenis ETF Sebelum Berinvestasi
1 jam yang lalu
Rupiah Membaik Tinggalkan...
Rupiah Membaik Tinggalkan Level Rp18.000 per USD, Ini Sentimennya
1 jam yang lalu
Infografis
Kaleidoskop 2025: 7...
Kaleidoskop 2025: 7 Peristiwa Ekonomi Paling Heboh di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved