Raja Salman Tertarik Investasi di Tanjung Lesung

Senin, 06 Maret 2017 - 21:04 WIB
Raja Salman Tertarik...
Raja Salman Tertarik Investasi di Tanjung Lesung
A A A
SERANG - Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud tertarik mengembangkan potensi pariwisata di Provinsi Banten. Hal tersebut terbukti saat perwakilan rombongan Raja Salman mendatangani Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung di Kabupaten Pandeglang pada Jumat (3/3) lalu disela-sela lawatannya ke Indonesia.

"Kami tentu saja senang dengan kedatangan wakil dari rombongan Raja Salman ke Tanjung Lesung pada hari Jumat yang lalu. Dan mereka tertarik untuk berinvestasi disana," ujar Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten Eneng Nurcahyati kepada wartawan, Senin (6/3/2017).

(Baca Juga: Raja Salman Diyakini Jadi Endorser Pariwisata Indonesia )

Dia menambahkan, kedatangan rombongan raja ke Tanjung Lesung sebagai langkah awal untuk melihat langsung potensi yang ada. Sehingga nantinya Arab Saudi akan mempelajari penawaran investasi dari pengelola kawasan Tanjung Lesung. "Mereka berminat membangun seperti thema park, hotel, marina," ujarnya.

Untuk itu, pihak pemerintah Provinsi Banten akan mempersiapkan segala bentuk kemudahan bagi investor dari Timur Tengah tersebut. Seperti di antaranya yakni permasalahan perizinan, aksesnya dan Sumber Daya Manusia (SDM).

KEK Tanjung Lesung sendiri diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada awal tahun 2015 lalu. Bahkan untuk menunjang akses menuju Tanjung Lesung dan Ujung Kulon, akan dibangun jalan Tol Serang-Panimbang.

Memiliki luas areal 1500 hektar, kawasan Tanjung Lesung terletak di Desa Tanjung Jaya, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. Jarak menuju tempat wisata ini dari Jakarta sekitar 180 km dengan waktu tempuh selama 4 jam.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bertemu Menlu Singapura,...
Bertemu Menlu Singapura, Menlu RI Bahas Investasi hingga Pariwisata
Pentingnya Membangun...
Pentingnya Membangun Pemahaman Kerjasama Bilateral Indonesia-China
Indonesia- Prancis Teken...
Indonesia- Prancis Teken Kerjasama Pertahanan termasuk Caesar dan Amunisi buatan KNDS France
Menyalakan Kilau Kerja...
Menyalakan Kilau Kerja Sama RI-Korsel
15 Hari Maraton Diplomasi,...
15 Hari Maraton Diplomasi, Prabowo Pulang Bawa Investasi dan Kesepakatan Strategis
Terbengkalai Sejak 2018,...
'Terbengkalai' Sejak 2018, RI-Singapura Akhirnya Ratifikasi Perjanjian Investasi Bilateral
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
6 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
6 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
6 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
7 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
7 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
8 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved