Masyarakat Papua ke Jakarta Tuntut Pemerintah Tutup Freeport

Rabu, 08 Maret 2017 - 14:18 WIB
Masyarakat Papua ke...
Masyarakat Papua ke Jakarta Tuntut Pemerintah Tutup Freeport
A A A
JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam beberapa waktu terakhir terus melakukan audiensi dengan PT Freeport Indonesia. Kali ini, Kementerian ESDM menggelar audiensi dengan masyarakat Papua dari Suku Amungme dan Suku Kamoro.

Dua suku adat tersebut yang terkena dampak langsung dari kegiatan pertambangan Freeport di Bumi Cendrawasih. Mereka menuntut agar pemerintah tidak lagi memberi keleluasaan kepada raksasa tambang asal Amerika Serikat (AS) tersebut untuk menambang, dan meminta agar Freeport segera ditutup.

"Kami minta alangkah baiknya Freeport ditutup. Karena kami telah menyesal dengan apa yang kami berikan kepada Freeport," kata Marianus Maknaipeku, salah seorang perwakilan Suku Kamoro di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (8/3/2017).

Selama 50 tahun Freeport menduduki bumi Papua, lanjut dia, tidak ada kesejahteraan yang diperoleh masyarakat di sekitar. Justru, mereka dilimpahi limbah tailing dari kegiatan pertambangan Freeport.

"‎Kami masyarakat adat sangat menyesal sekali dengan apa yang terjadi. Gejolak yang terjadi ini, bahkan kami di daerah yang terkena dampak langsung. Di atas gunung sudah terlalu banyak lubang. Mungkin mukjizat saja yang bisa mengembalikan. Dan kami di hadapan hamparan tailing yang sudah sangat meluas," tuturnya.

Sementara, Yohanis menyatakan bahwa Suku Kamoro dan Suku Amungme adalah korban keganasan Freeport mengeruk tambang di Papua. Dia berharap, pemerintah dapat mengabulkan keinginan masyarakat Papua agar perusahaan tambang kelas kakap tersebut ditutup dan dihentikan operasinya di Tanah Air.

"Pasti bapak tahu masalah apa yang kami rasa di sana, kami korban di sana. Selama 50 tahun Freeport beroperasi, ‎kami datang dengan harapan besar Freeport harus tutup," ujarnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Smelter Freeport di...
Smelter Freeport di Gresik Terbakar, Tim Gabungan Damkar Dikerahkan ke Lokasi
Smelter Manyar Jadi...
Smelter Manyar Jadi Titik Awal Integrasi Industri dan Lingkungan Hidup
Produksi Katoda Dimulai,...
Produksi Katoda Dimulai, Smelter PTFI Jadi Contoh Hilirisasi Pro-Rakyat
Tarif Impor AS Tak Guncang...
Tarif Impor AS Tak Guncang Smelter Nasional, Diversifikasi Ekspor Jadi Kunci Hilirisasi
PTFI Perkuat Fondasi...
PTFI Perkuat Fondasi Ekonomi Papua Tengah, Dorong Pertumbuhan Berkelanjutan lewat Investasi Jangka Panjang
PT Freeport Indonesia...
PT Freeport Indonesia Raih Pengakuan Global Esri untuk Inovasi dan Dampak Keberlanjutan
Berita Terkini
Pascapengumuman MSCI,...
Pascapengumuman MSCI, IHSG Sesi Siang Ambruk 1,62% ke Level 6.002
42 menit yang lalu
Harga Emas Terjun Rp18...
Harga Emas Terjun Rp18 Ribu, Hari Ini 1 Gram Dijual Rp2.655.000 per Gram
1 jam yang lalu
Iran Bebas Produksi,...
Iran Bebas Produksi, Jual, dan Kirim Minyak Mentah, Bayar Pakai Dolar AS
2 jam yang lalu
MNC Sekuritas Gelar...
MNC Sekuritas Gelar SPM Level 2 Bersama IBI Kesatuan Bogor: Mengenal Analisis Teknikal
3 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Menguat 0,44 Persen ke Level 6.128
4 jam yang lalu
MSCI Tahan Status Emerging...
MSCI Tahan Status Emerging Market Indonesia, OJK Pastikan Reformasi Pasar Modal Jalan Terus
4 jam yang lalu
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved