Pemerintah Diminta Perkuat Industri Mebel

Sabtu, 11 Maret 2017 - 16:32 WIB
Pemerintah Diminta Perkuat...
Pemerintah Diminta Perkuat Industri Mebel
A A A
JAKARTA - Pasar mebel dalam negeri sendiri pada Januari 2017 menunjukkan pertumbuhan 2,76%. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), ekspor mebel per Januari 2017 meningkat menjadi USD148 juta dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yaitu USD144 juta.

Melalui Indonesia International Furniture Expo (IFEX), Ketua Umum Himpunan lndustri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) Soenoto mengharapkan bisa mendorong peningkatan nilai ekspor mebel di kuartal pertama ini.

"Selain itu, kami juga berharap pemerintah bisa memperkuat dukungan kepada industri mebel dan kerajinan mulai dari kebijakan yang kondusif, pengembangan desain dan promosi ke luar negeri, pembiayaan, dan lain-lain," ujar Soenoto di Jakarta, Sabtu (11/3/2017).

Karakteristik mebel Indonesia, kata Soenoto, diminati pasar internasional. Mebel Indonesia memang terkenal dengan karakteristiknya yang unik, keterampilan berkualitas, keanekaragaman budaya, kombinasi bahan ramah lingkungan serta inovasi desain yang unik yang memenuhi standar internasional.

IFEX pun menjadi ajang bagi para produsen lokaI untuk memamerkan produk-produk terbaiknya kepada para buyer luar negeri. "Produk mebel kita terkenal sangat ikonik dan mewah khususnya untuk pasar Eropa, Amerika, dan wilayah Asia dan Afrika di mana masyarakat kelas atas memilih perabotan dari rotan dan kayu untuk rumah mereka," katanya.

Untuk lFEX 2017 ini HIMKI tetap mengusung tema "The Essence of Infinite Innovation" untuk mendorong para produsen tanah air terus berinovasi menghadirkan produk-produk mebel dan kerajinan yang disukai pasar internasional.

Tujuan ekspor utama mebel dan kerajinan indonesia saat ini adalah Amerika Serikat, Jepang, lnggris, Belanda, Jerman, Perancis, Australia, Belgia, Korea Selatan, Malaysia dan Taiwan.

"Rotan menjadi salah satu bahan baku yang sedang fokus dipromosikan mengingat Indonesia merupakan penghasil 85% rotan dunia, dengan daerah utama penghasil rotan berada di Kalimantan, Sumatera, Sulawesi, dan Papua," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Strategi Pulihkan Industri...
Strategi Pulihkan Industri Mebel dan Kerajinan
HIMKI Ungkap Potensi...
HIMKI Ungkap Potensi Banten dalam Memperkuat Industri Mebel Nasional
Industri Mebel dan Kerajinan...
Industri Mebel dan Kerajinan Megap-megap, Pemerintah harus Turun Tangan
Abdul Sobur Terpilih...
Abdul Sobur Terpilih Jadi Ketua Umum HIMKI, Dorong Pertumbuhan Industri Mebel
IFEX 2026 Bukan Sekadar...
IFEX 2026 Bukan Sekadar Pameran Tapi Simbol Transformasi Ekspor Indonesia
Kolaborasi Lintas Sektor...
Kolaborasi Lintas Sektor untuk Memperkuat Industri Mebel
Berita Terkini
Aplikasi Strava Kena...
Aplikasi Strava Kena Pajak 11%, DJP: Hanya Untuk yang Berlangganan
24 menit yang lalu
Elnusa Petrofin Salurkan...
Elnusa Petrofin Salurkan Perdana Biosolar B50 untuk Sektor Industri
1 jam yang lalu
Singapura Mulai Proyek...
Singapura Mulai Proyek Raksasa Lawan Kenaikan Permukaan Laut
1 jam yang lalu
M2P Fintech Dorong Industri...
M2P Fintech Dorong Industri Keuangan Perkuat Sistem Anti-Fraud Berbasis AI
2 jam yang lalu
Intip Kontribusi Vokasi...
Intip Kontribusi Vokasi Sampoerna Karya Bangsa untuk Cetak SDM Unggul
2 jam yang lalu
Said Iqbal Minta Pajak...
Said Iqbal Minta Pajak JHT Dihapus bagi Seluruh Penerima
2 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved