Sri Mulyani: Tim Reformasi Cara Cepat Genjot Penerimaan Pajak

Rabu, 15 Maret 2017 - 09:58 WIB
Sri Mulyani: Tim Reformasi...
Sri Mulyani: Tim Reformasi Cara Cepat Genjot Penerimaan Pajak
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, tim reformasi pajak merupakan quick win untuk menggenjot penerimaan perpajakan di Indonesia. Seperti diketahui pemerintah saat ini tengah fokus membentuk tim reformasi perpajakan yang bertugas untuk meningkatkan presentase kepatuhan wajib pajak (WP).

Lebih lanjut dia menerangkan tim ini nantinya dipercaya bisa meningkatkan kepercayaan terhadap pengelolaan basis pajak, dan meningkatkan integritas dan produktivitas aparat pajak. Nantinya, tim reformasi perpajakan ini bisa menggunakan data dari program tax amnesty sebagai dasar reformasi perpajakan.

"Ini merupakan quick win. Karena salah satu reformasi perpajakan yang dilakukan pemerintah adalah dengan mengimplementasikan program tax amnesty sejak Juli 2016 dan akan berakhir pada Maret 2017. Dari pajak mereka itu, kita akan gunakan data dari tax amnesty untuk melihat potensi yang ada," kata mantan Direktur Pelaksa Bank Dunia di, Jakarta, Selasa (14/3) malam.

Selain digunakan untuk memeriksa potensi, tim reformasi perpajakan juga bisa menggunakan data dari program tax amnesty di setiap kantor wilayah sebagai penukaran informasi. Maka dia menerangkan, data perpajakan nantinya akan bisa diakses oleh kantor pelayanan dari yang paling tinggi hingga yang paling rendah. Ini juga akan meningkatkan transaparansi data di semua lapisan kantor pelayanan perpajakan.

"Nanti itu akan membuka semuanya yang selama ini collection pajak atau pengumpulan pajak itu dilakukan lebih pada masing-masing kantor pelayanan. Jadi lewat data itu, nanti bisa diakses dari kantor wilayah yang paling tinggi hingga yang paling rendah," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengampunan Pajak Tinggal...
Pengampunan Pajak Tinggal 34 Hari, Pemerintah Kantongi Rp10 Triliun Lebih
Tinggal 28 Hari! Ikuti...
Tinggal 28 Hari! Ikuti Pengampunan Pajak atau Kena Denda 200 Persen
Ditjen Pajak Ungkap...
Ditjen Pajak Ungkap 59,3 Juta Wajib Pajak Sudah Padankan NIK Menjadi NPWP
Korupsi Ditjen Pajak,...
Korupsi Ditjen Pajak, Menkeu Bebas Tugaskan Pejabat Ditjen Pajak
Tiba di KPK, Kepala...
Tiba di KPK, Kepala Kantor Pajak Madya Jaktim Wahono Saputro Bungkam
Kanwil DJP Sulselbartra...
Kanwil DJP Sulselbartra Masifkan Kampanye Simpatik PPS
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
2 jam yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
2 jam yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
2 jam yang lalu
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
3 jam yang lalu
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
3 jam yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
3 jam yang lalu
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved