IHSG Dibuka Kembali Menguat Saat Bursa Saham Asia Sideways
Jum'at, 17 Maret 2017 - 09:12 WIB
IHSG Dibuka Kembali Menguat Saat Bursa Saham Asia Sideways
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini kembali dibuka melanjutkan penguatan sebesar 24,34 poin setara dengan 0,44% ke level 5.542,58. Hal ini di tengah bursa saham Asia yang dibuka dalam kondisi sideways.
Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup melonjak hingga 1,58% setara 85,86 poin ke level 5.518,24 di tengah menguatnya bursa saham Asia.
Sektor saham dalam negeri mayoritas menguat dengan sektor keuangan yang menguat tertinggi sebesar 1,31% dan sektor yang melemah terdalam adalah sektor infrastruktur yang melemah 0,19%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp33 miliar dengan 8 juta saham diperdagangkan pada sesi pagi hari ini dan transaksi bersih asing mencapai Rp18,81 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp11,75 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp30,57 miliar. Tercatat 38 saham menguat, 1 melemah dan 6 stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp650 menjadi Rp65.700, PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) naik Rp250 menajdi Rp13.775, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) naik Rp125 menjadi Rp16.000. Sementara, saham yang melemah di antaranya PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) turun Rp5 menjadi Rp1.490.
Seperti dilansir CNBC, Kamis (17/3/2017), bursa saham Asia diperdagangkan sideways pada hari ini menyusul Wall Street yang ditutup mixed.
Di Jepang, Indeks Nikkei N225 turun 0,36% pada Jumat dini hari. Di Australia, Indeks ASX 200 naik 0,2% didukung oleh sektor gold yang naik 0,73%. Di Korea Selatan, Indeks Kospi mendatar usai won melemah terhadap USD.
Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup melonjak hingga 1,58% setara 85,86 poin ke level 5.518,24 di tengah menguatnya bursa saham Asia.
Sektor saham dalam negeri mayoritas menguat dengan sektor keuangan yang menguat tertinggi sebesar 1,31% dan sektor yang melemah terdalam adalah sektor infrastruktur yang melemah 0,19%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp33 miliar dengan 8 juta saham diperdagangkan pada sesi pagi hari ini dan transaksi bersih asing mencapai Rp18,81 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp11,75 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp30,57 miliar. Tercatat 38 saham menguat, 1 melemah dan 6 stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp650 menjadi Rp65.700, PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) naik Rp250 menajdi Rp13.775, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) naik Rp125 menjadi Rp16.000. Sementara, saham yang melemah di antaranya PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) turun Rp5 menjadi Rp1.490.
Seperti dilansir CNBC, Kamis (17/3/2017), bursa saham Asia diperdagangkan sideways pada hari ini menyusul Wall Street yang ditutup mixed.
Di Jepang, Indeks Nikkei N225 turun 0,36% pada Jumat dini hari. Di Australia, Indeks ASX 200 naik 0,2% didukung oleh sektor gold yang naik 0,73%. Di Korea Selatan, Indeks Kospi mendatar usai won melemah terhadap USD.
(izz)
Lihat Juga :