Wall Street Berakhir Lebih Rendah Dibayangi Kebijakan Trump

Selasa, 21 Maret 2017 - 08:51 WIB
Wall Street Berakhir...
Wall Street Berakhir Lebih Rendah Dibayangi Kebijakan Trump
A A A
NEW YORK - Wall Street pada perdagangan awal pekan kemarin waktu setempat berakhir lebih rendah ketika sebagian investor khawatir terhadap kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Para pelaku pasar mencemaskab rencana pemotongan pajak dalam upaya meningkatkan perekonomian bisa memakab waktu lebih lama dari yang diharapkan sebelumnya.

Pasar saham AS sendiri telah mencetak serangkaian rekor sejak pemilihan Trump sebagai Presiden, meski begitu telah sedikit goyah dalam beberapa pekan terakhir. Situasi ini lantaran para investor cemas karena kurangnya penjelasan tentang proposal dan draf rancangan reformasi pajak dan pengurangan aturan.

S & P 500 dan Dow berakhir lebih rendah setelah Direktur FBI James Comey mengatakan dalam sidang kongres bahwa ia telah memiliki bukti untuk mendukung klaim Trump terkait tudingan kepada mantan Presiden Barack Obama telah melakukan penyadapan terhadap tim kampanye Trump.

Tercatat indeks Dow Jones Industrial Averange (DJI) berakhir melemah 0,04% untuk menutup awal pekan di level 20,905.86, sementara indeks S & P 500 kehilangan 0,20% menjadi 2,373.47. Sementara komposit Nasdaq meningkat 0,01% di level 5,901.53 setelah sebentar memukul catatan tertinggi.

Tujuh dari dari 11 sektor utama S & P lebih rendah dengan dipimpin kejatuhan indeks keuangan mencapai 0,9 persen. Sementara harga minyak terus mengalami penyusutan di tengah harapan investor harga akan terus naik. Di sisi lain saham ritel juga turun 1,5% dipengaruhi rencana perbatasan yang diyakini bakal membuat harga jauh lebih tinggi untuk konsumen.

S & P 500 tidak berubah dalam sepakan terakhir, namun sejak pemilihan presiden pada 8 November, lalu sudah melonjak mencapai 11%. Pada perdagangan kali ini saham Apple (AAPL. O) naik 1,05% ke rekor tertinggi dan ditutup pada posisi USD141.46. Selain itu saham Walt Disney (DIS. N) juga meningkat 0,85% setelah film terbaru mereka Beauty and the Beast masuk dalam box-office.

Ada juga saham Caterpillar (CAT.N) yang bertambah 2,68% untuk memberikan dirongan terhadap Dow Jones. Sekitar 5,8 miliar saham diperdagangkan pada bursa saham AS kemarin waktu setempat, masih rendah dibandingkan dengan rata-rata harian 7,1 juta selama 20 sesi.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Bangkit...
Wall Street Bangkit Ditopang Dua Raksasa Teknologi
Ditopang Saham-saham...
Ditopang Saham-saham Bank, Wall Street Dibuka Naik
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Berita Terkini
Genera-Z Berbakti BCA...
Genera-Z Berbakti BCA Siapkan Mahasiswa Implementasikan Solusi bagi Desa Wisata
8 jam yang lalu
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
9 jam yang lalu
Pertamina Evaluasi Insiden...
Pertamina Evaluasi Insiden Mobil Tangki di Cianjur, Pasokan BBM Dipastikan Aman
9 jam yang lalu
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
9 jam yang lalu
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
10 jam yang lalu
Pulihkan Harapan, Brantas...
Pulihkan Harapan, Brantas Abipraya Bersama PU Hadir dalam Penanganan Pascabencana di Sumatera
10 jam yang lalu
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved