IHSG Berakhir Kokoh di Zona Hijau, Bursa Korsel Meningkat 1%

Selasa, 21 Maret 2017 - 16:30 WIB
IHSG Berakhir Kokoh...
IHSG Berakhir Kokoh di Zona Hijau, Bursa Korsel Meningkat 1%
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini berakhir kokoh di zona hijau, usai bertambah 9,10 poin atau 0,16% ke level 5.543,09. Tren penguatan bursa saham Tanah Air terjadi saat bursa Asia ditutup mixed.

IHSG pada pembukaan tadi pagi dibuka menguat 10,93 poin atau 0,20% ke level 5.544,92 dan hingga sesi I hari ini semakin meningkat ke level 5.545,49 atau bertambah 11,50 poin atau setara dengan 0,21%. Sedangkan kemarin kehilangan 6,44 poin atau setara dengan 0,12% ke level 5.533,99.

Sektor saham dalam negeri bergerak variatif dipimpin kenaikan tertinggi pada pertambangan yang bertambah 2,05% diikuti pertanian meningkat 0.53%. Sedangkan beberapa sektor mencetak hasil negatif seperti konsumen yang kehilangan 0,33%.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp6,64 triliun dengan 10,90 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing sebesar Rp248,2 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp2,13 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp2,38 triliun. Tercatat sebesar 163 saham menguat, 166 melemah dan 113 stagnan.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL) meningkat Rp400 menjadi Rp2.600, PT Bayan Resources Tbk. (BYAN) bertambah Rp375 menjadi Rp7.000 dan PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) naik Rp300 menjadi Rp65.750.

Untuk saham yang melemah di antaranya saham PT Sona Topas Tourism Industry Tbk. (SONA) berkurang Rp430 menjadi Rp1.510, PT Unggul Indah Cahaya Tbk. (UNIC) menyusut Rp250 menjadi Rp2.500 serta PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) turun Rp100 menjadi Rp8.075.

Seperti dilansir CNBC, Selasa (21/3/2017) ekuitas Asia berakhir variatif pada perdagangan sore hari ini, setelah Bank Sentral Australia menggelar pertemuan bulan ini ditambah dolar cenderung menyusut. Indeks ASX tergelincir 0,07% atau setara dengan 4,3% untuk menutup di level 5.774,6 terseret kejatuhan sektor materials mencapai 0,58%.

Indeks Nikkei Jepang berakhir lebih rendah 0,34% atau 65,7 poin di level 19,455.88 ketika yen cenderung menguat pada posisi 112.74 terhadap USD pada sesi terakhir. "Meskipun dolar terhadap yen diperdagangkan cukup berat di awal sesi, namun telah menyokong pergerakan hari ini. Diperkirakan dalam jangka pendek dolar bakal melanjutkan penguatan," ucap senior trader OANDA Stephen Innes.

Sementara saham Toshiba mengalami kenaikan 3,21% untuk membantu indeks saham Korea Selatan (Korsel) yakni Kospi melompat 0,99% atau setara 21,4 poin menjadi 2.178,38. Hari ini mantan Presiden Presiden Korea Selatan yang digulingkan, Park Geun-hye meminta maaf kepada negara dan masyarakat saat tiba di kantor kejaksaan untuk menjalani pemeriksaan terkait kasus korupsi.

Bursa saham daratan China ditutup positif, saat komposit Shanghai mendapatkan tambahan 0,35% atau 11,4 poin di level 3.262,2 dan komposit Shenzhen meningkat 0,39% atau 7,89 poin di 2.043,94. Tren penguatan juga diperlihatan indeks Hong Kong yakni Hang Seng yang melompat sebesar 0,44%.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
IHSG Sulit Tembus Level...
IHSG Sulit Tembus Level 6.400, Ini Penyebabnya
266 Saham Terkulai,...
266 Saham Terkulai, IHSG Ditutup Anjlok 32,47 poin ke 6.277
233 Saham Melemah, IHSG...
233 Saham Melemah, IHSG Ditutup Turun ke Level 6.324
Terkoreksi Lagi, IHSG...
Terkoreksi Lagi, IHSG Ditutup Turun 14,56 Poin ke Level 6.309
IHSG Rebound Usai Anjlok...
IHSG Rebound Usai Anjlok 6, Kepercayaan Investor Kembali
Ada Potensi Koreksi,...
Ada Potensi Koreksi, IHSG Diprediksi Kembali Melemah Hari Ini
Berita Terkini
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Terkoreksi 0,04 Persen di Level 5.984
37 menit yang lalu
Perusahaan yang Sahamnya...
Perusahaan yang Sahamnya Dimiliki Kaesang Kesandung Kredit Macet, Utang Bank Tembus Rp2,8 Triliun
48 menit yang lalu
Keruntuhan Dolar AS...
Keruntuhan Dolar AS Bukan Lagi Dongeng, BRICS Ubah dari Khayalan Menjadi Ancaman Nyata
1 jam yang lalu
RI-India Bidik Nilai...
RI-India Bidik Nilai Kerja Sama Ekonomi Tembus Rp445,8 Triliun, dari Infrastruktur hingga SDA
2 jam yang lalu
Genera-Z Berbakti BCA...
Genera-Z Berbakti BCA Siapkan Mahasiswa Implementasikan Solusi bagi Desa Wisata
11 jam yang lalu
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
12 jam yang lalu
Infografis
Manusia Pertama yang...
Manusia Pertama yang Mencapai 1 Miliar Followers di Media Sosial
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved