Genjot Infrastruktur, Jokowi Dinilai Dikepung Kontraktor Asing

Selasa, 21 Maret 2017 - 18:16 WIB
Genjot Infrastruktur,...
Genjot Infrastruktur, Jokowi Dinilai Dikepung Kontraktor Asing
A A A
JAKARTA - Pengamat ekonomi Ichsanuddin Noorsy mengakui Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah habis-habisan dalam membangun infrastruktur. Namun, sayangnya Jokowi justru dikepung kontraktor asing.

Dalam membangun infrastruktur, kata dia, perusahaan jasa konstruksi lokal tidak punya daya saing jika harus tender dengan asing. Bahkan, Jakarta dikuasai lima kontraktor dari negara lain.

"Masalah pertama apakah jasa konstruksi domestik daya saing yang disodorkan bisa menyaingi negara lain? Jakarta ada lima negara besar pemain konstruksi, Jepang, Korea, India, China, Singapura," ujarnya di Jakarta, Selasa (21/3/2017).

Dia menuturkan, usaha keras Jokowi untuk menumbuhkan infrastruktur di Indonesia terlihat dari pengalihan dana dari sektor lain. Tetapi, Jokowi dibayangi dana investasi yang besar.

"Pemerintahan Jokowi berusaha habis-habisan cabut subsidi untuk belanja infrastruktur, ambruk 77,9% subsidi BBM, dana infrastruktur naik 118%. Tetapi kata kunci berikutnya sumber dana dari mana?" katanya.

Parahnya lagi, lanjut Ichsan, percepatan pembangunan proyek infrastruktur tak sejalan dengan logistic performance index yang anjlok. Artinya, kualitas pembangunan di Indonesia semakin buruk.

"Bagaimana kita lihat pembangunan infrastruktur, indikator paling penting logistics performance index kita anjlok dari 53 pada 2015 dan pada 2016 jadi 63. Artinya, infrastruktur kita makin jelek enggak karuan," ujar dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Infrastruktur yang Dibangun...
Infrastruktur yang Dibangun Jokowi Dinilai Bawa Optimisme Ekonomi
Momentum ketika Jokowi...
Momentum ketika Jokowi Bertemu Joko Widodo
Tahun 2021 Tetap Diisi...
Tahun 2021 Tetap Diisi dengan Pembangunan Infrastruktur dan SDM
Jokowi ke Relawan Nusantara...
Jokowi ke Relawan Nusantara Bersatu: Kita Tidak Bisa Bersaing Kalau Jalannya Masih Becek
Sejumlah Pembangunan...
Sejumlah Pembangunan Rampung, Jokowi Bilang Kemajuan Sudah Terwujud di Papua
Bangun Infrastruktur,...
Bangun Infrastruktur, Jokowi: Awal Mungkin Sakit, Tapi 10 Tahun Lagi Akan Terasa Manfaatnya
Berita Terkini
Tak Hanya di Bali, PFII...
Tak Hanya di Bali, PFII Juga Akan Dibangun di Jakarta
7 menit yang lalu
SPKS Dorong Riset BPDP...
SPKS Dorong Riset BPDP Hasilkan Teknologi Murah untuk Petani Sawit
55 menit yang lalu
Transformasi IFG Tak...
Transformasi IFG Tak Hanya Streamlining, Tapi Perkuat Tata Kelola Investasi
1 jam yang lalu
Danantara Pangkas Ribuan...
Danantara Pangkas Ribuan BUMN Jadi 200-300 Entitas, Langkah Rasional Selamatkan Aset Negara
1 jam yang lalu
Laba Bank Mandiri Naik...
Laba Bank Mandiri Naik 25% Jadi Rp28,5 Triliun di Semester I-2026
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Lifting Perdana BBM B50, dari Kilang Kasim dan Plaju
1 jam yang lalu
Infografis
12 Terlapor dalam Kasus...
12 Terlapor dalam Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved