BTN dan SMF Gelar Sosialisasi EBA-SP ke Pelaku Jasa Keuangan

Rabu, 22 Maret 2017 - 16:51 WIB
BTN dan SMF Gelar Sosialisasi...
BTN dan SMF Gelar Sosialisasi EBA-SP ke Pelaku Jasa Keuangan
A A A
JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) menggandeng PT Sarana Multigiriya Finansial (SMF) menggelar Sosialisasi dan Edukasi instrumen Efek Berangun Aset berbentuk Surat Partisipasi (EBA-SP) kepada pelaku jasa keuangan.

Direktur BBTN Iman Nugroho Soeko mengatakan, tujuan dari sosialisasi ini memperkenalkan kembali produk EBA SP sebagai sumber dana perumahan bagi Bank BTN dan peluang investasi bagi investor.

"Program Satu Juta Rumah yang dicanangkan pemerintah membutuhkan dukungan semua pihak dan juga membutuhkan dana yang tidak sedikit. Karenanya kedua sisi, baik penyediaan rumah maupun pembiayaan perumahan menjadi fokus pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan," kata dia saat acara sosialisasi dan edukasinEBA-SP di Hotel Hermitage, Menteng, Jakarta, Rabu (23/22/2017).

Menurutnya, masyarakat kelas menengah ke bawah, memerlukan angsuran yang terjangkau dengan jumlah yang tetap, hal ini dapat dicapai dengan dua hal, yaitu tenor pinjaman yang panjang sehingga angsuran lebih rendah. Dengan demikian didapatkan sumber dana jangka panjang.

"Kedua, tingkat suku bunganya tetap sehingga besarnya angsuran juga tetap," paparnya.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama Direktur Utama SMF Ananta Wiyogo mengungkapkan, sosialisasi ini merupakan salah satu upaya aktif SMF dalam rangka memberikan informasi dan pemahaman terkait instrument EBA-SP kepada investor.

"Tujuan dari sosialisasi tersebut untuk meningkatkan pemahaman pemangku kepentingan khususnya para Pelaku Jasa Keuangan terkait EBA-SP, yang merujuk kepada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No 23/2014, tentang Pedoman Penerbitan Pelaporan Efek Beragun Aset Berentuk Surat Partisipasi dalam Rangka Pembiayaan Sekunder Perumahan, dan sekaligus mengenai benefit berinvestasi pada produk EBA-SP," jelas Ananta.

Menurutnya, keuntungan berinvestasi di EBA-SP dibanding instrumen investasi lain adalah EBA-SP termasuk instrumen yang dipersamakan dengan surat berharga negara (SBN) sesuai kriteria ketentuan POJK Nomor 36/2016 yang memiliki rating AAA dan diterbitkan PT SMF yang memang khusus didirikan pemerintah untuk membangun dan mengembangkan pasar pembiayaan sekunder perumahan.

"Semua EBA KPR yang telah diterbitkan mendapatkan rating idAAA dari Pefindo. Di mana rating tersebut mencerminkan kemampuan dan kemauan untuk membayar kewajiban tepat waktu sangat kuat," terang dia.

Pihaknya berharap sosialisasi ini dapat mendukung pengembangan Pasar Pembiayaan Sekunder Perumahan (PPSP), demi mendukung program Satu Juta Rumah yang telah dicanangkan pemerintah.

"Kami berharap para investor menjadi semakin confidence untuk berinvestasi pada efek yang diterbitkan PT SMF, baik berbentuk EBA SP, maupun surat utang, mengingat PT SMF merupakan BUMN yang dimiliki 100% oleh pemerintah dengan peringkat idAAA," jelasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dukung Pembiayaan Perumahan,...
Dukung Pembiayaan Perumahan, SMF Salurkan Pinjaman Rp8,8 Triliun di 2021
Penyaluran Dana KPR...
Penyaluran Dana KPR FLPP Capai Rp24,19 Triliun untuk 178.828 Rumah
Kolaborasi Layanan Pembayaran...
Kolaborasi Layanan Pembayaran Digital untuk Dukung Program 3 Juta Rumah
Achmad Chaerul Kembali...
Achmad Chaerul Kembali Ditunjuk Sebagai Corporate Secretary BTN
Peningkatan Tata Kelola...
Peningkatan Tata Kelola Hantar BTN Masuk Jajaran TOP 3 ASEAN CGS
Mantan Dirut Kesandung...
Mantan Dirut Kesandung Kasus Gratifikasi, BTN Hormati Prosesnya
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
2 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
3 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
3 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
4 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
4 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
4 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved