Chandra Asri Tambah Modal Lewat HMETD

Jum'at, 24 Maret 2017 - 22:02 WIB
Chandra Asri Tambah...
Chandra Asri Tambah Modal Lewat HMETD
A A A
JAKARTA - PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA), mengumumkan rencana untuk melakukan penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rencana ini sejalan dengan rencana bisnis jangka menengah Perseroan yaitu menambah kapasitas produksi dan diversifikasi portofolio produknya.

Penambahan modal dengan memberikan HMETD dimaksudkan untuk memenuhi persyaratan Bursa Efek Indonesia (BEI), yaitu minimum 7,5% dari jumlah saham dalam modal disetor dimiliki oleh pemegang saham bukan pengendali dan bukan pemegang saham utama.

Presiden Direktur Chandra Asri, Erwin Ciputra mengatakan transaksi tersebut memungkinkan Perseroan untuk memperoleh dana dalam melaksanakan belanja modal yang diperlukan untuk kelanjutan pengembangan Perseroan menjadi perusahaan petrokimia terdepan di Indonesia.

"Kami percaya bahwa penambahan jumlah saham yang tidak dimiliki oleh pemegang saham pengendali dan pemegang saham utama serta lebih beragamnya investor Perseroan setelah transaksi akan meningkatkan likuiditas perdagangan, menonjolkan Perseroan di mata investor di Indonesia dan di luar negeri serta meningkatkan akses Perseroan terhadap pasar modal domestik dan internasional," ungkap dia dalam keterangannya, Jakarta, Jumat (24/3/2017).

Penambahan modal dengan memberikan HMETD tersebut, ungkapnya, memerlukan persetujuan pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST)yang dijadwalkan untuk dilaksanakan pada tanggal 2 Mei 2017, serta pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (0JK) sehubungan dengan pernyataan pendaftaran yang akan disampaikan oleh Perseroan.

"Penambahan modal tersebut diharapkan akan diselesaikan pada triwulan ketiga tahun 2017. Syarat dan ketentuan HMETD, termasuk harga penawaran saham serta jumlah saham akhir yang akan ditawarkan, akan diumumkan Perseroan pada saat yang ditentukan," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Chandra Asri dan Glencore...
Chandra Asri dan Glencore Resmi Kuasai Kilang Shell Singapura Senilai Rp4,2 Triliun
DBS Gelontorkan Pembiayaan...
DBS Gelontorkan Pembiayaan Rp2,9 Triliun ke Chandra Asri
Danantara dan INA Bidik...
Danantara dan INA Bidik Proyek Milik Chandra Asri Senilai Rp13 Triliun
Ini Catatan Kinerja...
Ini Catatan Kinerja Chandra Asri Sepanjang Kuartal III-2023
Dipecat dari Kadin,...
Dipecat dari Kadin, Ini Tiga Tersangka yang Lakukan Pemalakan di Cirebon
Chandra Asri Raih Fasilitas...
Chandra Asri Raih Fasilitas Balloon Payment Rp3,5 Triliun dari BNI
Berita Terkini
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
39 menit yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
3 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
10 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
10 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
10 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
11 jam yang lalu
Infografis
Ganjar-Mahfud Komitmen...
Ganjar-Mahfud Komitmen Lewat E-Budgeting dan E-Planning
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved