LLP-KUKM Latih Perusahaan Startup Cara Kelola Bisnis

Jum'at, 24 Maret 2017 - 17:59 WIB
LLP-KUKM Latih Perusahaan...
LLP-KUKM Latih Perusahaan Startup Cara Kelola Bisnis
A A A
JAKARTA - Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan UKM (LLP-KUKM) Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop dan UKM) memberikan pelatihan kepada perusahaan Startup, lantaran para pebisnis pemula ini kerap terbentur oleh persaingan. Karena alasan itu akhirnya digelar Wonderful Start-up Academy (WSA) di Gedung SMESCO RumahKU (Rumahnya koperasi dan UKM).

Dalam program WSA tersebut, para pebisnis yang baru memulai usahanya dilatih mengelola bisnis. Contohnya, dari mulai membuka usaha, mengelola bisnis, merancang kemasan, hingga memasarkan produk agar bisa bersaing di pasaran. "Program WSA sudah diluncurkan sejak Januari lalu. Kini, sudah masuk sesi ke-18," ujar Direktur Utama LLP-KUKM Ahmad Zabadi lewat keterangan resmi di Jakarta, Jumat (24/3/2017).

Lebih lanjut dia menerangkan program WSA itu diikuti sekitar 60 startup yang terpilih dan diikutsertakan dalam program mentoring. Di setiap sesi, para start-up mendapatkan pelatihan dari narasumber yang kompeten. "Sejak awal kami menghadirkan para mentor terbaik. Pada sesi awal kita menghadirkan Wisnu Dewobroto (head of Trisakti University Business Incubator) dan Johanes Adi Purnama Putra (manager Incubator Management Telkom)," ujarnya.

Dia menambahkan, pada sesi pertengahan, LLP-KUKM menghadirkan Hermawan Kartajaya (President of ICSB Indonesia, President of Asian Council for Small Business, Founder and Chairman Markplus, Inc. & IC-SME Foundation) dan Ahman Sya (Deputi Bidang Pengembangan Kelembagaan Kepariwisataan, Kementerian Pariwisata).

"Semangat para star-up memang sangat besar. Kami pun membantu mengemas bagaimana strategi memasarkan produk agar bisa bersaing dan menembus pasar domestik. Salah satunya lewat program WSA," ujar Zabadi.

Program WSA diharapkan menjadi terobosan baru untuk membimbing para startup agar menghadirkan produk terbaik yang bisa dipasarkan dan dipromosikan lebih meluas lagi. Sementara itu, dalam sesi kelas mentoring, Hermawan Kartajaya mengangkat materi Small Business Framework, Asia to The World.

Hermawan membagikan pengalamannya saat menjabat sebagai President of Asian Council for Small Business (ACSB). "Saat itu membuat saya mempunyai kesempatan mengetahui kenapa startup bisa berhasil dan bisa gagal. Di situ saya melihat bahwa startup itu sama dengan entrepreneurship," ujarnya.

Agar menjadi sukses, kata dia, startup harus memiliki 3 pedoman. Yakni, entrepreneurship opportunity, berani mengambil risiko dan kolaborasi. Namun, kebanyakan orang membuat start-up, tetapi tidak mengetahui arti entrepreneurship.

"Selain tiga hal tersebut, start-up juga harus kreatif dalam menghadapi kompetitor. Banyak startup membuat sesuatu yang sama, sehingga tidak ada kreativitas," tambahnya.

Karena itu, branding sebuah start-up harus dibentuk dan dibuat secara efektif, efisien, dan produktif. Start-up pun harus tahu market mana yang akan dimasuki, lalu tahu segmen, kompetitor, dan customer.

Deputi Bidang Pengembangan Kelembagaan Kepariwisataan, Kementerian Pariwisata Ahman Sya mengatakan, bahwa ada tiga kunci untuk menjadi start-up sukses. Yaitu, disiplin, kerja keras, dan percaya terhadap Tuhan. Menurut dia, disiplin itu bukan sesuatu yang mudah, tapi tidak mustahil untuk diterapkan oleh start-up.

"Jangan mudah putus asa dan harus memiliki daya juang. Apalagi dilihat dari segi pariwisata, kita memiliki potensi daya tarik wisatanya yang sangat besar," papar Ahman.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Showcase Produk Lokal...
Showcase Produk Lokal Dorong Semangat Inovasi Pelaku UKM
Menkop Teten: 40% UMKM...
Menkop Teten: 40% UMKM Terpaksa Tutup Terdampak Virus Corona
Menteri Teten Akan Dorong...
Menteri Teten Akan Dorong Koperasi Jadi Kanal Pembiayaan bagi UKM
Menkop UKM Tekankan...
Menkop UKM Tekankan Pertumbuhan Usaha Mikro Tak Boleh Stagnan
Kemenkop UMKM Berikan...
Kemenkop UMKM Berikan Standardisasi dan Sertifikasi Gratis bagi Produk KUMKM
Bantu UMKM Melek Digital,...
Bantu UMKM Melek Digital, Pemerintah Bakal Libatkan Perguruan Tinggi
Berita Terkini
Genera-Z Berbakti BCA...
Genera-Z Berbakti BCA Siapkan Mahasiswa Implementasikan Solusi bagi Desa Wisata
6 jam yang lalu
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
6 jam yang lalu
Pertamina Evaluasi Insiden...
Pertamina Evaluasi Insiden Mobil Tangki di Cianjur, Pasokan BBM Dipastikan Aman
7 jam yang lalu
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
7 jam yang lalu
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
8 jam yang lalu
Pulihkan Harapan, Brantas...
Pulihkan Harapan, Brantas Abipraya Bersama PU Hadir dalam Penanganan Pascabencana di Sumatera
8 jam yang lalu
Infografis
2 Raksasa Perusahaan...
2 Raksasa Perusahaan Rokok Setop Beli Tembakau Temanggung
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved