Industri Fintech Mulai Dapat Respons Positif di DIY-Jateng

Jum'at, 31 Maret 2017 - 16:24 WIB
Industri Fintech Mulai...
Industri Fintech Mulai Dapat Respons Positif di DIY-Jateng
A A A
YOGYAKARTA - Industri Financial Technology (Fintech) mulai mendapat respon dari masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah (Jateng). Perlahan-lahan, Fintech kini sudah beralih menjadi lembaga alternatif pembiayaan terutama bagi kelompok masyarakat yang belum bankable.

Sebanyak 100 ribu akses ke UangTeman di mana 60% dari Yogyakarta dan 40% dari Jawa Tengah. Manajer Marketing dan Komunikasi UangTeman (salah satu perusahaan Fintech), Donna Arifin mengatakan, UangTeman berdiri sejak April 2015 dengan pertumbuhan cukup bagus.

Sebagai layanan keuangan berbasis android dan IOS, UangTeman menjadi alternatif pembiayaan terutama bagi masyarakat yang belum bankable. "Nasabah DIY Jateng sekarang sudah mencapai 2.000 orang. 95% adalah karyawan," tuturnya saat media briefing di Hotel Inna Garuda, Yogyakarta, Jumat (31/3/2017).

DIY-Jawa Tengah termasuk provinsi dengan kontribusi cukup besar dari UangTeman. Target tahun ini mampu mencapai outstanding Rp20 miliar di DIY-Jateng dan khusus di Yogyakarta targetnya sebesar Rp6 miliar, sama seperti target kota Semarang.

Donna menyebutkan, UangTeman adalah pinjaman mikro jangka pendek tanpa tatap muka dan tanpa jaminan. Untuk tahap I, seorang nasabah akan mendapatkan pinjaman sebanyak Rp3 juta, pinjaman kedua hingga Rp4 juta dengan biaya layanan (bunga) sebesar 1% menurun per hari. Dan batas pengembalian minimal 10 hari dan maksimal 30 hari.

Saat ini, proses pencairan UangTeman hanya 1-2 hari setelah mendaftar, namun untuk nasabah lama bisa 3-6 jam. Tahun ini, pihaknya menargetkan untuk pencairan hanya 15 menit setelah pengisian aplikasi. Aplikasi ini cukup mendapat respons bagus di Yogyakarta.

Menurutnya, golongan umur paling banyak mengakses 23-26 tahun. "Awal 2015 hingga akhir Desember 2016 sudah naik 300%," ungkapnya.

Hingga akhir Desember 2016, outstanding UangTeman mencapai USD2,5 juta atau sekitar Rp35 miliar. UangTeman sudah mampu mencapai sekitar 5.000 nasabah dengan jumlah transaksi sebanyak 15.000. Dengan nilai Non Performance Loan (NPL) di bawah 3%, jauh di bawah industri perbankan.

Dari nasabah yang ada, 30 persennya digunakan untuk produktif UMKM, 25% pendidikan, 25% kesehatan dan hanya 20% konsumtif. Sementara di Yogyakarta, 40% nasabah UangTeman untuk produktif dari UMKM. "Kami berharap akan meningkat lagi," ucap dia.

Chief Technology and product oficer uangTeman, Darmawan Zaini mengatakan, pembentukan dari UangTeman tersebut bermula dari rasa prihatin karena masih ada golongan masyarakat tak bisa mengakses keuangan ke perbankan. Dengan kemudahan tanpa tatap muka dan tanpa jaminan, risiko memang cukup besar.

"Makanya kami benar-benar harus hati-hati, hanya 30% dari pengajuan UangTeman yang kami setujui," ungkapnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Fintech Diproyeksikan...
Fintech Diproyeksikan Dorong Pertumbuhan Ekonomi pada 2026
Fenomena Equity Crowdfunding...
Fenomena Equity Crowdfunding Meningkat, LandX Siapkan Beragam Strategi
Fintech Lending Tumbuh...
Fintech Lending Tumbuh Positif, Pelaku Industri Dorong Akses Pendanaan dan Literasi Keuangan
Siap Membawa Revolusi,...
Siap Membawa Revolusi, Fintech Lending Ini Raih Pendanaan Seri B USD80 Juta
Bank Digital Ini Jadi...
Bank Digital Ini Jadi Tempat Kerja yang Menyenangkan Karyawannya
Pertengahan Kuartal...
Pertengahan Kuartal III/2021, Fintech AsetKu Salurkan Dana Rp14 Triliun
Berita Terkini
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
4 jam yang lalu
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
4 jam yang lalu
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
5 jam yang lalu
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
5 jam yang lalu
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
5 jam yang lalu
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
5 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved