Amdal Rampung, Pabrik Semen Rembang Dinilai Tak Perlu Dipersoalkan

Jum'at, 31 Maret 2017 - 16:50 WIB
Amdal Rampung, Pabrik...
Amdal Rampung, Pabrik Semen Rembang Dinilai Tak Perlu Dipersoalkan
A A A
JAKARTA - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) diminta untuk memerhatikan dengan cermat surat dari Kementerian ESDM terkait hasil kajian pendirian PT Semen Indonesia di Rembang Jawa Tengah. Hasil kajian ESDM menegaskan bahwa lokasi tambang PT Semen Indonesia berada di Rembang dan bukan berada di zona Pegunungan Kendeng seperti yang diperkirakan selama ini.

“Jadi jika KLHK berbeda dengan penelitian Kementerian ESDM, sangat berbahaya. Ada apa dengan pemerintahan Jokowi?” ujar pendiri Concern, Strategic Think Tank, Hermawan Sulistyo di Jakarta Jumat (31/3/2017).

Menurut pria yang akrab disapa Kikiek itu, aksi penolakan yang dilakukan kelompok yang mengatasnamakan Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng (JMPPK) yang menuduh pendirian PT Semen Indonesia dikawasan tersebut telah merusak kawasan Kendeng tidak tepat.

Alasannya selain lokasi pabrik semen Rembang bukan zona pegununungan Kendeng, masyarakat yang selama ini diklaim menolak justru hampir semuanya mendukung keberadaan pabrik semen Rembang. “Satu lagi yang selama ini diklaim merusak mata air jernih ternyata ketika kita datang ke lokasi yang ada hanya lubang kecil dan kering, ini fakta,” jelasnya.

Atas temuan ini dia menganggap hadirnya PT Semen Indonesia dikawasan itu sudah tidak perlu dipersoalkan. Terlebih perbaikan Amdal (analisis mengenai dampak lingkungan) sudah selesai dilakukan dan disusul penerbitan izin baru dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. “Jadi jangan terpengaruh provokasi. Silakan datang dan lihat sendiri faktanya di lapangan,” tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dihadiri Direksi SIG,...
Dihadiri Direksi SIG, Tudang Sipulung PT Semen Tonasa Berlangsung Semarak
Pendapatan Tergerus,...
Pendapatan Tergerus, Laba Semen Indonesia Naik Tipis jadi Rp450 M
Ini Inovasi Mitra Binaan...
Ini Inovasi Mitra Binaan SIG Guna Bertahan di Tengah Pandemi COVID-19
SIG Kenalkan Metode...
SIG Kenalkan Metode Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan di Jatim Environment Exhibition & Forum 2022
Mampu Tumbuh saat Pandemi,...
Mampu Tumbuh saat Pandemi, Bos SIG Diganjar Penghargaan Best CEO
Januari-September 2020,...
Januari-September 2020, SIG Bukukan Laba Bersih Rp1,54 Triliun
Berita Terkini
Gugurkan Tren Penguatan,...
Gugurkan Tren Penguatan, IHSG Merosot 1,89% ke 5.873 Sore Ini
18 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tindak Awak Mobil Tangki yang Langgar Prosedur Keselamatan
49 menit yang lalu
SIG Catat Penjualan...
SIG Catat Penjualan Semen 15 Juta Ton hingga Mei 2026
59 menit yang lalu
Sambil Jalan-jalan ke...
Sambil Jalan-jalan ke PRJ 2026, Bayar Pajak Kendaraan Bisa Bebas Denda
1 jam yang lalu
Indonesia Targetkan...
Indonesia Targetkan 50% Bahan Bakar Pesawat Pakai Minyak Jelantah di 2060
1 jam yang lalu
Japan-ASEAN Startup...
Japan-ASEAN Startup Business Matching Fair 2026, Danamon Dukung Pertumbuhan Startup RI
2 jam yang lalu
Infografis
5 Tips Packing Mudik...
5 Tips Packing Mudik Agar Koper Tak Kelebihan Muatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved