Semen Merah Putih Tingkatkan Wisata di Lebak dengan Bersih Lingkungan
Senin, 03 April 2017 - 23:01 WIB
Semen Merah Putih Tingkatkan Wisata di Lebak dengan Bersih Lingkungan
A
A
A
JAKARTA - PT Cemindo Gemilang, produsen semen merah putih menunjukkan komitmennya mempelopori gerakan kebersihan dan pelestarian lingkungan di wilayah operasionalnya. Perusahaan menggelar program bersih lingkungan dan mendukung pembentukan relawan "Green Lebak" yang menjadi ujung tombak aksi gerakan bersih-bersih kota dan kawasan vital lainnya, serta menjadi teladan kebersihan dan kepedulian pelestarian lingkungan.
"Melalui kegiatan ini, kami ingin mengedukasi dan mengajak masyarakat bersama-sama menjaga kebersihan kota dan melestarikan lingkungan. Ini juga sumbangsih yang bisa kita lakukan untuk turut menyelamatkan bumi dari dampak pemanasan global," kata Corporate CSR PT Cemindo Gemilang, Sigit Indrayana dalam keterangan resminya, Jakarta, Senin (3/4/2017).
Berbagai kegiatan yang dilakukan antara lain, bersih-bersih kota Rangkasbitung yang meliputi Kawasan Alun-alun, Pasar dan Kawasan Wisata-Kuliner Balong Ranca Lentah. Kegiatan yang sudah memasuki tahun ke-3 ini, juga melakukan aksi bersih-bersih kawasan wisata lokal di Lebak, seperti lokasi pariwisata kebudayaan etnis baduy, kawasan wisata Pantai Manuk dan Pantai Sawarna, Banten Selatan.
"Ini upaya mendukung kebersihan lingkungan dan paru-paru kota. Di sisi lain melalui aksi bersih-bersih kawasan wisata kami berharap dapat menunjang kemajuan pariwisata lokal," imbuhnya.
Suasana yang bersih akan membuat wisatawan nyaman, mereka akan balik lagi karena merasa puas. Hal ini bakal meningkatkan kunjungan. "Dengan banyaknya kunjungan para wisatawan yang datang akan membawa dampak pada peningkatan ekonomi masyarakat. Tidak menutup kemungkinan, wilayah Lebak Selatan akan menjadi salah satu destinasi wisata pilihan wisatawan domestik maupun mancanegara," tutur dia.
Dalam kegiatan ini, selain menggandeng civitas akademika STIKIP Setia Bhakti Rangkasbitung dan masyarakat lokal, Semen Merah putih juga menggandeng beberapa pihak, termasuk Muspida dan Muspika setempat. Diantaranya Pemda Lebak, Dinas Lingkungan Hidup Lebak, Radio Multatuli FM, Pemerintah Desa Bayah, Darmasari dan Sawarna.
Relawan Green Lebak sendiri pada awalnya hanya diikuti sekitar 150 relawan. Kini terhitung 230 orang relawan yang tergabung. "Kami berharap program ini mampu membangun terwujudnya masyarakat yang sadar akan kebersihan di lingkungan sekitarnya dan peduli akan kelestarian lingkungan, demi generasi di masa depan," ujar Sigit.
"Melalui kegiatan ini, kami ingin mengedukasi dan mengajak masyarakat bersama-sama menjaga kebersihan kota dan melestarikan lingkungan. Ini juga sumbangsih yang bisa kita lakukan untuk turut menyelamatkan bumi dari dampak pemanasan global," kata Corporate CSR PT Cemindo Gemilang, Sigit Indrayana dalam keterangan resminya, Jakarta, Senin (3/4/2017).
Berbagai kegiatan yang dilakukan antara lain, bersih-bersih kota Rangkasbitung yang meliputi Kawasan Alun-alun, Pasar dan Kawasan Wisata-Kuliner Balong Ranca Lentah. Kegiatan yang sudah memasuki tahun ke-3 ini, juga melakukan aksi bersih-bersih kawasan wisata lokal di Lebak, seperti lokasi pariwisata kebudayaan etnis baduy, kawasan wisata Pantai Manuk dan Pantai Sawarna, Banten Selatan.
"Ini upaya mendukung kebersihan lingkungan dan paru-paru kota. Di sisi lain melalui aksi bersih-bersih kawasan wisata kami berharap dapat menunjang kemajuan pariwisata lokal," imbuhnya.
Suasana yang bersih akan membuat wisatawan nyaman, mereka akan balik lagi karena merasa puas. Hal ini bakal meningkatkan kunjungan. "Dengan banyaknya kunjungan para wisatawan yang datang akan membawa dampak pada peningkatan ekonomi masyarakat. Tidak menutup kemungkinan, wilayah Lebak Selatan akan menjadi salah satu destinasi wisata pilihan wisatawan domestik maupun mancanegara," tutur dia.
Dalam kegiatan ini, selain menggandeng civitas akademika STIKIP Setia Bhakti Rangkasbitung dan masyarakat lokal, Semen Merah putih juga menggandeng beberapa pihak, termasuk Muspida dan Muspika setempat. Diantaranya Pemda Lebak, Dinas Lingkungan Hidup Lebak, Radio Multatuli FM, Pemerintah Desa Bayah, Darmasari dan Sawarna.
Relawan Green Lebak sendiri pada awalnya hanya diikuti sekitar 150 relawan. Kini terhitung 230 orang relawan yang tergabung. "Kami berharap program ini mampu membangun terwujudnya masyarakat yang sadar akan kebersihan di lingkungan sekitarnya dan peduli akan kelestarian lingkungan, demi generasi di masa depan," ujar Sigit.
(ven)
Lihat Juga :