Perusahaan Asal China Pasok Gas ke PLTGU Cilegon sejak 2004

Kamis, 06 April 2017 - 16:19 WIB
Perusahaan Asal China...
Perusahaan Asal China Pasok Gas ke PLTGU Cilegon sejak 2004
A A A
CILEGON - China National Offshore Oil Corporation South East Sumatera (CNOOC SES) Ltd menyatakan telah memasok gas‎ untuk Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Cilegon sejak 2004. PT Indonesia Power sebagai pengelola PLTGU Cilegon merupakan satu-satunya pembeli (buyer) dari produksi gas CNOOC.

Senior Head Gas Operational CNOOC SES Muhammad Salman mengungkapkan,‎ CNOOC awalnya hanya fokus untuk memproduksi minyak semata. Namun, pada 2004 PT PLN (Persero) selaku induk dari PT Indonesia Power meminta PLN menyalurkan gas untuk PLTGU Cilegon.

"‎CNOOC sudah ada sejak 1970-an. Produksi utama adalah oil. Gasnya kita buang. Tapi semenjak 12 Desember 2004, kita diminta menyalurkan gas ke PLN hingga 5 September 2018," katanya di PLTGU Cilegon, Banten, Kamis (6/4/2017).

Pada kontrak pertama, sambung dia, CNOOC memasok gas untuk kebutuhan PLTGU Cilegon sebesar 50 BBTU. Namun, kini sudah meningkat menjadi sekitar 80 BBTU.

"Awalnya kita hanya membangun fasillitas anjungan zelda-F, anjungan zelda-P Kompresor, pipa penyalur bawah laut, dan Cilegon gas metering station. Tapi efektif 2006, Fase 2 kita mulai. Bangun fasilitas lebih besar yaitu anjungan Banuwati A yang khusus produksi gas, dan Pabelokan gas plant untuk membuang CO2 dan kompresor gas," tutur dia.

Sementara itu, General Manager ‎PLTGU Cilegon Zuhdi Rakhmanto menambahkan, PLTGU Cilegon mengelola dua unit gas turbin dan satu unit gas oil turbin. Pihaknya mendapat pasokan gas dari CNOOC sejak 2004 dan PGN sejak 2010.

"Selama ini pasokan dari CNOOC sangat membantu kami dengan pasokan yang stabil dan komunikasi sangat baik," ucapnya.

Menurutnya, harga gas yang dipasok dari CNOOC sebesar USD6,7 per MMBTU dan listrik yang dihasilkan dari pembangkit tersebut sekitar 660-665 megawatt (MW).‎ "Listrik yang kami hasilkan, sekitar 660-665 MW yang disalurkan lewat transkisi 150 kilovolt (kV)," tandas Zuhdi.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PLTG Maleo Hemat Impor...
PLTG Maleo Hemat Impor BBM dan Ramah Lingkungan
Keandalan Infrastruktur...
Keandalan Infrastruktur Menjadi Salah Satu Penentu Pemenuhan Kebutuhan LNG PLTG Sambera
Trafo PLTG Jakabaring...
Trafo PLTG Jakabaring Terbakar, PLN WS2JB Sebut Ada Korsleting
Trafo PLTG Meledak dan...
Trafo PLTG Meledak dan Terbakar
PLTG Sambera Tidak Mangkrak,...
PLTG Sambera Tidak Mangkrak, Sinergi, Musyawarah dan Kesepakatan Jadi Kunci
Kebakaran PLTG di Palembang,...
Kebakaran PLTG di Palembang, 3 Mobil Damkar Dikerahkan
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
4 jam yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
4 jam yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
4 jam yang lalu
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
4 jam yang lalu
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
5 jam yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
5 jam yang lalu
Infografis
China Kelabakan, Pelabuhan...
China Kelabakan, Pelabuhan Terusan Panama Dijual ke AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved