PLN Teken PPA PLTGU Riau dan PLTU Sulut 3

Sabtu, 08 April 2017 - 00:27 WIB
PLN Teken PPA PLTGU...
PLN Teken PPA PLTGU Riau dan PLTU Sulut 3
A A A
JAKARTA - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) menandatangani jual beli listrik swasta (power purchase agreement/PPA) dengan PT Medco Ratch Power Riau untuk pembangunan PLTGU Riau berkapasitas 275 megawatt (MW). BUMN kelistrikan itu juga meneken PPA dengan PT Minahasa Cahaya Lestari untuk pembangunan PLTU Sulut 3 (2x50 MW).

"Setelah PPA ditandatangani, masing-masing perusahaan harus mendapatkan pendanaan proyek maksimal 12 bulan sejak tanggal efektif PPA," ujar Dirut PT PLN Sofyan Basir dalam keterangan tertulisnya, Jumat (7/4/2017).

PLTGU Riau dikembangkan dengan investasi senilai USD300 juta. Dan pekerjaan konstruksi ini termasuk pembangunan fasilitas pipa gas sepanjang 43 kilometer dan jaringan transmisi diperkirakan membutuhkan waktu 36 bulan dan dijadwalkan mencapai Commercial Operation Date (COD) pada 2021. Energi listrik yang dibangkitkan setiap tahun mencapai 1.446 GWh.

"Akan disalurkan ke sistem ketenagalistrikan Sumatera Bagian Tengah dan Selatan melalui jaringan transmisi 150 kV ke GI 150 kV Tenayan dan GI 150 kV Teluk Lembu milik PLN," papar Sofyan.

Menurut dia, secara keekonomian, PLTGU Riau layak untuk dibangun, mengingat perbandingan harga jual beli tenaga listriknya dengan BPP (Biaya Pokok Penyediaan) pembangkitan sistem ketenagalistrikan setempat tahun 2016 adalah sekitar 64%. Proyek ini nantinya dapat memberikan potensi penghematan untuk PLN sekitar Rp700 miliar per tahun.

Sementara PLTU Sulut-3 akan dibangun di Kema, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara. Investasi pembangunan pembangkit ini mencapai USD215 juta, diantaranya membangun konstruksi dan jaringan transmisi 7 kilometer selama 39 bulan. COD pembangkit dijadwalkan pada pertengahan tahun 2020.

Listrik dari PLTU ini akan disalurkan ke sistem kelistrikan Suluttenggo (Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah dan Gorontalo) dengan jaringan 150 kV dan GI 150 kV Kema sebesar 700 GWh per tahun.

PLTU Sulut-3, selain layak untuk dibangun dengan membandingkan harga jual beli dibandingkan dengan BPP setempat, proyek ini juga akan memberikan potensi penghematan sekitar Rp422 miliar per tahun.

PT PT Medco Ratch Power Riau merupakan perusahaan Special Purpose Company (SPC) yang dibentuk oleh Konsorsium PT Medco Power Indonesia (kepemilikan saham 51%) dan Ratchaburi Electricity Generating Holding PCL (kepemilikan saham 49%), yang telah dinyatakan sebagai pemenang proses pengadaan untuk proyek PLTGU Riau.

PT Minahasa Cahaya Lestari merupakan perusahaan Special Purpose Company (SPC) yang dibentuk oleh PT Toba Bara Sejahtera Tbk (porsi saham 90%) melalui anak perusahaannya yaitu PT Toba Bara Energi dan Sinohydro Corporation Limited (porsi saham 10%) yang dikhususkan untuk mengembangkan proyek PLTU Sulut-3.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
4 Kategori PLTU yang...
4 Kategori PLTU yang Boleh Jualan Emisi Karbon
PLTU Sulsel Barru-2...
PLTU Sulsel Barru-2 Segera Beroperasi, Sistem Listrik Sulbagsel Makin Andal
PLN Lakukan Komisioning...
PLN Lakukan Komisioning Lanjutan pada PLTU Sulsel Barru-2
Berkomitmen pada Isu...
Berkomitmen pada Isu Lingkungan, 3 PLTU Milik PLN Raih Penghargaan Internasional
Kompor Induksi Buat...
Kompor Induksi Buat Hidup Jadi Lebih Praktis, Nyaman dan Hemat
Kantongi SLO, PLTA Poso...
Kantongi SLO, PLTA Poso Dukung Transisi ke Energi Terbarukan
Berita Terkini
IHSG Makin Parah, Hari...
IHSG Makin Parah, Hari Ini Ditutup Ambles 4,20 Persen ke 5.594
26 menit yang lalu
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
36 menit yang lalu
APHI dan New Forests...
APHI dan New Forests Dukung Investasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
52 menit yang lalu
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
53 menit yang lalu
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
1 jam yang lalu
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
1 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved