Susi Ingatkan Pegawai KKP Jangan Main-main dengan Kebijakan

Sabtu, 08 April 2017 - 18:39 WIB
Susi Ingatkan Pegawai...
Susi Ingatkan Pegawai KKP Jangan Main-main dengan Kebijakan
A A A
JAKARTA - Program pemberantasan penangkapan ikan ilegal, tidak bisa dipisahkan dari peran besar nelayan. Karena profesi nelayan merupakan stakeholder langsung dari kebijakan Kementerian Kelautan dan Perikanan, maka KKP membuat program asuransi nelayan.

"Di laut, nelayan jarang tahu apa itu asuransi nelayan. Setiap saya ke daerah, pokoknya saya minta info Pemda setempat, daerah mana saja yang nelayannya belum didaftarkan asuransi. Kalau ABK kapal enggak masuk asuransi, karena dia anak buah kapal dari perusahaannya," terang Menteri KKP Susi Pudjiastuti dalam keterangan kepada SINDOnews, Sabtu (8/4/2017).

Dengan perhatian dan pemberdayaan kepada nelayan, Susi optimistis bahwa perikanan Indonesia pasti pulih dan kembali berjaya tanpa merusak laut dan biota yang berada di dalamnya.

"Nelayan di Jawa kan susah karena overfishing. Cantrang berhenti. Tapi akan pulih kembali seperti Indonesia Timur," ujarnya. (Baca: Pemberantasan Illegal Fishing di Indonesia Ditiru Banyak Negara )

Namun Susi menyadari kebijakannya soal pemberantasan penangkapan ikan ilegal tidak mudah. Bukan saja godaan dan tekanan dari luar, juga oknum dari dalam yang ingin bermain dan melenceng dari kebijakan KKP yang sudah digariskan.

Ia pun mengaku ada beberapa kebijakan KKP yang dibuat banyak tersendat, karena ada penyelewengan jabatan yang sudah menjadi budaya. Salah satunya ajakan kerja sama mendatangkan kapal Super Purseine dari China yang bisa mengganggu perikanan nasional tumbuh berkelanjutan.

"Saya berani menolak kerja sama dengan mendatangkan kapal Super Purseine dari China 1.000 kapal, rata-rata 800-1000 GT, jaringnya sama dengan Viking yang panjangnya 9.900 km. Apa untung super purseine? Hanya habiskan SDA kita. Kita mau perikanan tumbuh berkelanjutan," jelasnya.

Untuk itu, Susi mengajak jajarannya di KKP jangan masih mau main-main. Dan dalam birokrasi, hal-hal seperti itu sekarang harus dihilangkan. "Sudah semestinya kita fight bersama," tandasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KKP Segel Lahan Proyek...
KKP Segel Lahan Proyek Reklamasi di Batam
Menteri KKP Kasih Bocoran...
Menteri KKP Kasih Bocoran 3 Potensi Investasi ke Pelaku Usaha
KKP Workshop Penyuluh...
KKP Workshop Penyuluh Perikanan untuk Kembangkan Informasi
Disrupsi Data Perikanan
Disrupsi Data Perikanan
Kementerian Kelautan...
Kementerian Kelautan dan Perikanan Berhentikan Dirjen Perikanan Tangkap
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
Berita Terkini
Digitalisasi Kunci Kecepatan...
Digitalisasi Kunci Kecepatan Jasa Raharja Cairkan Santunan Korban Kecelakaan
43 menit yang lalu
Indonesia-Belarus Bidik...
Indonesia-Belarus Bidik Peningkatan Perdagangan dan Investasi Bilateral
1 jam yang lalu
DJP Targetkan Pajak...
DJP Targetkan Pajak Digital Melonjak Dua Kali Lipat, dari Marketpalce Rp24 Triliun
1 jam yang lalu
Sah, 4 Marketplace Ini...
Sah, 4 Marketplace Ini Resmi Pungut Pajak PPh 22
1 jam yang lalu
Investor RI Mulai Lirik...
Investor RI Mulai Lirik Saham AI Global, Bittime Hadirkan Fitur Earn
2 jam yang lalu
Neraca Dagang RI Defisit...
Neraca Dagang RI Defisit USD1,61 Miliar, Pertama Kali sejak 2020
2 jam yang lalu
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved