USD Tertekan Yen, Rupiah Ditutup Masih di Area Negatif
Rabu, 12 April 2017 - 17:17 WIB
USD Tertekan Yen, Rupiah Ditutup Masih di Area Negatif
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini tercatat melemah dibanding penutupan kemarin. Sulit menguatnya mata uang Garuda terjadi saat Yen semakin perkasa terhadap USD.
Data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah di perdagangan sore ini berada pada level Rp13.312/USD. Posisi ini memburuk dari posisi penutupan sebelumnya di level Rp13.278/USD.
Posisi rupiah menurut Yahoo Finance pada hari ini ditutup ke level Rp13.281/USD atau melemah tipis dari posisi penutupan kemarin di level Rp13.280/USD. Rupiah sendiri bergerak dengan kisaran Rp13.263-Rp13.313/USD.
Data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan di level Rp13.298/USD. Posisi ini tidak lebih baik dari kemarin yang berada di level Rp13.282/USD.
Sementara, data Bloomberg menunjukkan rupiah tercatat menguat ke level Rp13.275/USD dibanding penutupan kemarin di level Rp13.281/USD dengan kisaran harian Rp13.270-Rp13.305/USD.
Seperti dilansir Reuters, Rabu (12/4/2017), yen mencapai level tertinggi dalam lima bulan terhadap USD, euro dan poundsterling, karena semakin memanasnya ketegangan geopolitik.
USD jatuh pada Selasa dan semakin mengalami kerugian pada hari ini atau turun 0,1% terhadap beberapa mata uang utama ke level 100,62.
Media pemerintah Korea Utara mengancam serangan nuklir di Amerika Serikat pada tanda-tanda agresi Amerika pada Selasa. Mata uang Jepang naik lebih dari 1% pada Selasa, dengan USD jatuh di bawah 110 per yen untuk pertama kalinya sejak pertengahan November dan itu diperpanjang pada hari ini.
Di perdagangan Asia USD terhadap yen di level 109,35. dan di perdagangan Eropa, yen terhadap USD masih menguat 0,1% ke level 109,625. Posisi ini sedikit turun terhadap euro setelah sebelumnya berada di level 115,91 dan euro terhadap USD naik tipis ke level 1,0617.
Data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah di perdagangan sore ini berada pada level Rp13.312/USD. Posisi ini memburuk dari posisi penutupan sebelumnya di level Rp13.278/USD.
Posisi rupiah menurut Yahoo Finance pada hari ini ditutup ke level Rp13.281/USD atau melemah tipis dari posisi penutupan kemarin di level Rp13.280/USD. Rupiah sendiri bergerak dengan kisaran Rp13.263-Rp13.313/USD.
Data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan di level Rp13.298/USD. Posisi ini tidak lebih baik dari kemarin yang berada di level Rp13.282/USD.
Sementara, data Bloomberg menunjukkan rupiah tercatat menguat ke level Rp13.275/USD dibanding penutupan kemarin di level Rp13.281/USD dengan kisaran harian Rp13.270-Rp13.305/USD.
Seperti dilansir Reuters, Rabu (12/4/2017), yen mencapai level tertinggi dalam lima bulan terhadap USD, euro dan poundsterling, karena semakin memanasnya ketegangan geopolitik.
USD jatuh pada Selasa dan semakin mengalami kerugian pada hari ini atau turun 0,1% terhadap beberapa mata uang utama ke level 100,62.
Media pemerintah Korea Utara mengancam serangan nuklir di Amerika Serikat pada tanda-tanda agresi Amerika pada Selasa. Mata uang Jepang naik lebih dari 1% pada Selasa, dengan USD jatuh di bawah 110 per yen untuk pertama kalinya sejak pertengahan November dan itu diperpanjang pada hari ini.
Di perdagangan Asia USD terhadap yen di level 109,35. dan di perdagangan Eropa, yen terhadap USD masih menguat 0,1% ke level 109,625. Posisi ini sedikit turun terhadap euro setelah sebelumnya berada di level 115,91 dan euro terhadap USD naik tipis ke level 1,0617.
(izz)