Sumber Alfaria Trijaya Tambah 150 Gerai di Filipina

Rabu, 12 April 2017 - 21:31 WIB
Sumber Alfaria Trijaya Tambah 150 Gerai di Filipina
Sumber Alfaria Trijaya Tambah 150 Gerai di Filipina
A A A
JAKARTA - PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) mengatakan, pada tahun ini perseroan akan fokus untuk mengembangkan gerainya di Filipina dengan menambah sekitar 100 hingga 150 gerai. Dengan demikian, akan ada sekitar 300-350 gerai toko di Filipina.

Emiten dengan kode saham AMRT itu juga mengalokasikan belanja modal alias capital expenditure (capex) sebesar Rp2,9 triliun.

Rencananya capex tersebut akan dialokasikan untuk membangun gerai baru dan memperpanjang sewa gerai. Serta digunakan untuk biaya operasional gudang dan mengembangkan jaringan penjualan secara daring.

Direktur PT Sumber Alfaria Trijaya, Tomin Widian menuturkan, hingga tahun 2016, perseroan telah memiliki 32 cabang yang tersebar di Pulau Jawa sebanyak 19 cabang dan 13 cabang di luar Jawa.

"Dari keseluruhan cabang, Perseroan mengelola 12.366 gerai yang tersebar di antaranya di Sumatra, Jawa, Bali, Lombok, Kalimantan dan Sulawesi," ujarnya di Jakarta, Rabu (12/4/2017).

"Sekitar 27 persen gerai Alfamart merupakan gerai waralaba (franchise) dan sekitar 73 persen merupakan gerai milik sendiri," ungkap dia.

Selain itu, perseroan juga telah melebarkan sayap dengan ekspansi pembukaan gerai di kawasan Indonesia Timur. Dengan penambahan gerai ini, maka diyakini dapat menggenjot kinerja perseroan kususnya revenue.

Hingga akhir Desember 2016, perseroan telah membukukan pendapatan bersih senilai Rp56,1 triliun, tumbuh 16,24% dari posisi Rp48,26 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Komposisi pendapatan bersih dominan berasal dari penjualan makanan senilai Rp36,43 triliun, tumbuh 10,86% year on year dari posisi Rp32,43 triliun.

Sementara itu, pendapatan bukan makanan mencapai Rp19,67 triliun, tumbuh signifikan hingga 27% secara tahunan.

Porsi pendapatan AMRT dari segmen makanan dan bukan makanan yakni 64% dan 36%. Atas peningkatan penjualan itu, laba perseroan meningkat menjadi Rp578,17 miliar, tumbuh 25,36% secara tahunan dari posisi Rp461,2 miliar.
(ven)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
berita/ rendering in 0.1486 seconds (10.101#12.26)