Tak Tepat Sasaran, Subsidi LPG Bisa Bengkak hingga Rp40 Triliun

Kamis, 13 April 2017 - 14:13 WIB
Tak Tepat Sasaran, Subsidi...
Tak Tepat Sasaran, Subsidi LPG Bisa Bengkak hingga Rp40 Triliun
A A A
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengungkapkan, pada tahun ini pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp20 triliun dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) untuk subsidi LPG. Namun, dia memperkirakan anggaran tersebut akan bengkak dua kali lipat hingga Rp40 triliun lantaran penyalurannya yang tidak tepat sasaran.

(Baca Juga: Jonan Gandeng BI Salurkan Subsidi LPG 3 Kg Pakai Kartu )

Dia mengungkapkan, pemerintah sejatinya telah melakukan berbagai macam cara agar subsidi LPG bisa tepat sasaran. Pemerintah juga telah membatasi masyarakat yang diperkenankan membeli gas LPG subsidi tersebut, namun cara tersebut tak kunjung berhasil untuk membuat pemberian subsidi tepat sasaran.

"LPG nggak ada bentuknya ya. Gas LPG ya, begitu saja bentuknya. Kalau ini dikendalikan secara fisik di lapangan bahwa yang boleh beli hanya masyarakat dengan golongan tertentu dan sebagainya. Ini tentunya sulit sekali," katanya di Gedung BI, Jakarta, Kamis (13/4/2017).

(Baca Juga: Subsidi LPG 3 Kg Dipindahkan ke Kartu Keluarga Sejahtera Tahun Depan )

Bahkan, sejak beberapa tahun lalu pemerintah mencoba melakukan penyaluran LPG 3 kg secara tertutup di beberapa daerah. Namun, cara itu tidak berhasil mengingat kondisi Indonesia yang memiliki penduduk sangat banyak.

"Karena ini negara kepulauan, sudah dicoba distribusi tertutup di Tarakan. Tarakan berhasil. Tapi Indonesia ada banyak kota dan kabupaten, jadi akan sangat panjang," imbuh dia.

Oleh sebab itu, mantan Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) ini memutuskan untuk mengubah penyaluran subsidi dari subsidi barang kepada subsidi di kartu keluarga sejahtera (KKKS). Ke depannya, subsidi untuk LPG disalurkan lewat kartu tersebut. "Jadi kami mengusulkan yaudah dimasukkan di kartu saja, disamping mendukung upaya cashless dari BI," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran...
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran Beli LPG 3 Kg Pakai KTP
Harga Gas Elpiji Non...
Harga Gas Elpiji Non Subsidi di Maros Naik Rp15 Ribu
Tata Kelola Elpiji Sarat...
Tata Kelola Elpiji Sarat Penyelewengan
LPG Non Subsidi Naik,...
LPG Non Subsidi Naik, Waspadai Eksodus Penggunaan ke LPG 3 Kg
Istana Pastikan Warung...
Istana Pastikan Warung Kelontong Bisa Kembali Jual Gas LPG 3 Kg Hari Ini
Dirut Pertamina: Sekali...
Dirut Pertamina: Sekali Nenteng LPG 3 Kg, Nikmati Subsidi Rp33.750
Berita Terkini
Rupiah Belum Menjauh...
Rupiah Belum Menjauh dari Level Rp18.068 per USD, Intip 2 Sentimen Penyebabnya
9 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pastikan SPBU di Medan Beroperasi Normal
35 menit yang lalu
Kopdes Merah Putih di...
Kopdes Merah Putih di Melawai Baru Cuan Rp78 Ribu dalam 6 Bulan, Menkop Ferry Buka Suara
1 jam yang lalu
Jasa Marga Perkuat Penciptaan...
Jasa Marga Perkuat Penciptaan Nilai Berkelanjutan, Selaras Arah Transformasi Danantara
1 jam yang lalu
IHSG Berakhir Menghijau...
IHSG Berakhir Menghijau di 6.041, Transaksi Tembus Rp11,3 Triliun
2 jam yang lalu
Tips MotionTrade: Strategi...
Tips MotionTrade: Strategi Buy on Weakness & Buy on Breakout Sesuai Kondisi Pasar
2 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved