Subsidi LPG 3 Kg Dipindahkan ke Kartu Keluarga Sejahtera Tahun Depan

Kamis, 13 April 2017 - 13:41 WIB
Subsidi LPG 3 Kg Dipindahkan...
Subsidi LPG 3 Kg Dipindahkan ke Kartu Keluarga Sejahtera Tahun Depan
A A A
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan memutuskan untuk memindahkan subsidi gas LPG berukuran 3 kilogram (kg) yang diproduksi PT Pertamina (Persero) ke kartu keluarga sejahtera (KKS). Menurutnya selama ini harga gas LPG 3 kg yang disubsidi pemerintah berbeda di tiap daerah.

(Baca Juga: Jonan Gandeng BI Salurkan Subsidi LPG 3 Kg Pakai Kartu )

Padahal, harga yang ditetapkan di tingkat distributor atau penyalur sama di seluruh daerah. Hal ini lantaran ongkos distribusi dari distributor atau penyalur ke pedagang eceran berbeda tiap daerahnya. Alhasil, masyarakat tetap harus membayar mahal untuk mendapatkan LPG 3 kg.

"LPG 3 Kg kan sekarang yang disubsidinya itu diberikan kepada distributor atau dari penyalur LPG. Sehingga harga LPG 3 kg yang bentuknya melon di pasaran itu per kg nya beda dengan 12 kg dan yang 5,5 kg warna pink. Ini yang tidak bisa dikendalikan," katanya di Gedung BI, Jakarta, Kamis (13/4/2017).

Oleh karena itu, pemerintah memutuskan untuk mengubah mekanisme penyaluran subsidi LPG untuk masyarakat. Jadi, ke depan subsidinya tidak disalurkan ke Pertamina selaku perusahaan yang memproduksi LPG 3 kg. Nantinya, subsidi LPG akan disalurkan lewat kartu keluarga sejahtera (KKS).

"Hitung saja sebulan rata-rata per kepala keluarga dibutuhakn berapa tabung LPG. Misal empat tabung, sekarang yang 3 kg subsidinya misal Rp25.000, kalau 4 tabung berarti Rp100 ribu. Nah ini transfer saja ke kartu keluarga sejahtera. Sehingga uang subsidinya bisa pas lah," imbuh dia.

Mantan Menteri Perhubungan ini mengaku telah berkoordinasi dengan kementerian terkait, dalam hal ini Kementerian Koordinator (Kemenko) Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) dan Kementerian Sosial. Jonan menginginkan, penerapan subsidi LPG menggunakan kartu dapat diterapkan paling cepat 1 Januari 2018.

"Kalau LPG 3 kg saya sudah anjurkan ke rekan menteri terkait, ke Menko PMK kalau bisa 1 Januari 2018. Presiden juga oke. Mudah-mudahan kalau enggak bisa 1 Januari mungkin 1 Maret 2018," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran...
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran Beli LPG 3 Kg Pakai KTP
Buruan Daftar! Tahun...
Buruan Daftar! Tahun Depan Beli LPG 3 Kg Wajib Pakai KTP
Kuota Gas Melon Kurang...
Kuota Gas Melon Kurang Terus, Tahun Depan ESDM Pastikan Ada Pembatasan
Menteri ESDM Ungkap...
Menteri ESDM Ungkap soal Kebocoran 1,5 Juta Ton LPG Subsidi
Kejutan! Bakal Ada 680...
Kejutan! Bakal Ada 680 Ribu Rice Cooker Gratis, Bisa Hemat Segini per Bulan
Beli LPG 3 Kg Wajib...
Beli LPG 3 Kg Wajib Pakai KTP, Kementerian ESDM: Baru 31,5 Juta NIK
Berita Terkini
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
15 menit yang lalu
Harga BBM Nonsubsidi...
Harga BBM Nonsubsidi Mendadak Naik di Tengah Malam, DPR Bakal Panggil ESDM dan Pertamina
25 menit yang lalu
Harga Pertamax Tembus...
Harga Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Awas! Ledakan Migrasi ke BBM Subsidi
1 jam yang lalu
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
1 jam yang lalu
Otto Media Grup Kolaborasi...
Otto Media Grup Kolaborasi Sadewi Essential Care, Perkuat Integrasi Brand-Rantai Pasok
3 jam yang lalu
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
11 jam yang lalu
Infografis
Pasukan Korea Utara...
Pasukan Korea Utara Kembali ke Garis Depan Perang Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved