Bidik Pengguna Kalangan ASN, Bright Gas 5,5 Kg Makin Diminati ASN

Jum'at, 14 April 2017 - 01:02 WIB
Bidik Pengguna Kalangan...
Bidik Pengguna Kalangan ASN, Bright Gas 5,5 Kg Makin Diminati ASN
A A A
MANADO - PT Pertamina (Persero) optimistis minat masyarakat terhadap penggunaan bahan bakar gas non subsidi (non-public service obligation) di Sulawesi Utara semakin meningkat. Pasalnya, sejak diperkenalkan pada konsumen di Sulawesi Utara pada November 2016 lalu, penetrasi pasar Bright Gas 5,5 kg terus menunjukkan angka penjualan yang membaik.

"Pengguna Bright Gas 5,5 kg di Sulut sendiri terus bertumbuh. Sepanjang kuartal pertama 2017 ini, kami mencatat peningkatan penjualan 5-10 Metrik Ton. Ini menujukkan penerimaan pasar yang baik," kata Gunawan Wibisono, Branch Marketing PT Pertamina (Persero) Cabang Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah dan Gorontalo, di sela-sela penandatangan kerja sama Sinergi Pertamina dengan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Kamis (13/4/2017).

Pertamina sendiri secara konsisten mengedukasi masyarakat dari kalangan ekonomi menengah ke atas yang masih menggunakan elpiji bersubsidi, untuk migrasi menggunakan elpiji non subsidi, dengan varian tabung ukuran 5,5 kg ataupun 12 kg.

Salah satu upaya tersebut yakni melakukan kerja sama dengan pemerintah provinsi Sulut, supaya Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bukan target penerima subsidi pemerintah di sektor energi, mulai membiasakan penggunaan tabung gas non subsidi.

Saat ini, PT Pertamina (Persero) Suluttenggo sudah melakukan kerja sama dengan Pemprov Sulut, Pemkot Tomohon, Pemkab Minahasa dan Pemkab Minahasa Utara terkait keharusan penggunaan LPG non-subsidi bagi seluruh ASN.

"Untuk kabupaten Minahasa Utara sendiri, sudah ada edaran bupati yang mengharuskan ASN menggunakan elpiji non subsidi. Pemkab sudah menyerukan hal tersebut, karena berkaitan dengan arahan pemerintah agar subsidi menyasar masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Jadi ASN yang gajinya sudah lebih dari Rp3 juta, jangan ambil hak yang bukan bagiannya," kata Plt Sekretaris Daerah Pemkab Minut Arnolus Wolajan dalam kesempatan yang sama.

Sales Representatif PT Pertamina (Persero) Cabanga Sulut dam Gorontalo, Adeka Sangtraga Hitapriya menambahkan, ekspansi penggunaan Bright Gas 5,5 kg ini akan semakin agresif dilakukan, tak hanya melibatkan pemda namun juga konsumen rumah tangga dan pelaku usaha di Sulut.

Dengan demikian, penggunaan elpiji bersubsidi yang tidak tepat sasaran di masyarakat bisa diminimalisir. Karena faktanya, Pertamina masih menemukan oknum pangkalan ataupun agen yang berani menjual kepada yang tidak berhak menerima subsidi.

"Kami terus melakukan pengawasan. Beberapa agen dan pangkalan yang terbukti nakal kami beri sanksi penundaan penyaluran. Dengan demikian diharapkan ada efek jera dan tidak mengulangi kesalahan di masa mendatang," tegasnya.

Bright Gas 5,5 kg ini sendiri dengan mudah bisa ditemukan di 33 agen dan ribuan pangkalan elpiji yang tersebar di Sulut. Bahkan di sejumlah toko ritel yang bekerja sama dengan Pertamina, masyarakat pun sudah bisa membeli dengan harga jual Rp85.000 per tabung.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PT HTGJ Ogah Dituding...
PT HTGJ Ogah Dituding Distribusikan Elpiji Oplosan, Dukung Investigasi Pertamina
Ramadhan, Satgas Pertamina...
Ramadhan, Satgas Pertamina Pastikan Pasokan BBM dan Elpiji Sumbar Aman
Prediksi Konsumsi Naik...
Prediksi Konsumsi Naik 5%, Pertamina Pastikan Stok LPG Aman Saat Lebaran 2020
UMKM Serap 17 Persen...
UMKM Serap 17 Persen Elpiji 3 Kilogram
Pertamina Lakukan Penambahan...
Pertamina Lakukan Penambahan Fakultatif Kebutuhan LPG 3 Kg untuk Wilayah Jabodetabek
Orang Kaya Pakai Gas...
Orang Kaya Pakai Gas Melon, Pengamat: Malu Dong!
Berita Terkini
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Naik 1,74% ke Level 6.340
21 menit yang lalu
Bahlil Ramal 10 Tahun...
Bahlil Ramal 10 Tahun Lagi Kendaraan Listrik Bakal Digantikan Hidrogen
41 menit yang lalu
Purbaya Siap Terbitkan...
Purbaya Siap Terbitkan Panda Bond 23 Juli 2026, Bidik Dana dari China Rp18 Triliun
1 jam yang lalu
Penetapan Pemasok Batu...
Penetapan Pemasok Batu Bara PLTU Jadi Kewenangan Penuh Ditjen Minerba
1 jam yang lalu
APBN Semester I 2026...
APBN Semester I 2026 Defisit Rp196,5 Triliun, Purbaya: Kinerja Fiskal Tetap Kuat
2 jam yang lalu
Bahlil Siap Atur Mekanisme...
Bahlil Siap Atur Mekanisme Izin Tambang Ormas Agama Pascaputusan MK
3 jam yang lalu
Infografis
Gas LPG 5,5 Kg dan 12...
Gas LPG 5,5 Kg dan 12 Kg Naik, Berikut Daftar Harganya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved