Pertumbuhan Kredit Baru Kuartal I/2017 Diprediksi Melambat

Sabtu, 15 April 2017 - 21:38 WIB
Pertumbuhan Kredit Baru...
Pertumbuhan Kredit Baru Kuartal I/2017 Diprediksi Melambat
A A A
JAKARTA - Hasil Survei Perbankan mengindikasikan pertumbuhan kredit baru pada kuartal I-2017 masih melambat sesuai pola historis awal tahun, dan baru akan kembali meningkat pada kuartal II-2017. Permintaan pembiayaan dunia usaha dan rumah tangga yang masih rendah pada awal tahun menjadi faktor utama yang menyebabkan perlambatan pertumbuhan kredit baru selama kuartal I 2017.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Tirta Segara mengatakan, perlambatan pertumbuhan permintaan kredit baru terjadi pada semua jenis penggunaan. Hal tersebut tercermin dari SBT kredit konsumsi yang menurun, SBT kredit investasi yang turun dan kredit konsumsi yang mengalami penurunan.

"Melambatnya pertumbuhan permintaan kredit baru tersebut juga tercermin dari pertumbuhan kuartalan (qtq) outstanding kredit pada Januari-Februari 2017 yang lebih rendah dibandingkan Oktober-Desember 2016," katanya di Jakarta, Sebtu (15/4/2017).

Pada kredit konsumsi, melambatnya pertumbuhan permintaan kredit baru juga terjadi pada semua jenis kredit. Sementara berdasarkan sektor ekonomi, permintaan kredit baru pada 10 sektor ekonomi tumbuh melambat secara kuartalan dan 5 sektor mengalami penurunan. Pada kuartal II 2017 pertumbuhan kuartalan kredit baru 98,5% lebih tinggi dari 52,9% pada kuartal I-2017.

Dia melanjutkan, pada kuartal II - 2017 prioritas penyaluran kredit menurut jenis penggunaan adalah kredit modal kerja diikuti oleh kredit investasi dan kredit konsumsi. "Sedangkan berdasarkan sektor ekonomi, prioritas utama adalah sektor industri pengolahan, diikuti oleh sektor perdagangan besar dan eceran dan lainnya," paparnya.

Kredit penyaluran kredit perbankan diprediksi lebih longgar pada kuartal II-2017. Menurut Tirta, perkiraan meningkatnya penyaluran kredit didorong oleh perkiraan kondisi ekonomi yang lebih baik, penurunan risiko penyaluran kredit dan rencana penurunan suku bunga kredit oleh bank.

Di sisi lain, pelonggaran suku bunga kredit perbankan yang terjadi pada kuartal II-2017 dipengaruhi oleh kondisi likuiditas yang meningkat dan prospek ekonomi yang membaik. Pada kuartal II-2017, rata-rata suku bunga Kredit Modal Kerja, Kredit Investasi dan Kredit Konsumsi diperkirakan turun masing-masing sebesar 28 bps, 36 bps dan 6 bps.

Sejalan dengan peningkatan pertumbuhan kredit baru pada kuartal II-2017, hasil Survei Perbankan juga mengindikasikan pertumbuhan kredit keseluruhan tahun 2017 diperkirakan sebesar 13,2% (yoy), sedikit lebih tinggi dibandingkan 13,1% (yoy) pada hasil survei kuartal sebelumnya.

"Hal tersebut terutama didorong oleh perkiraan kondisi ekonomi yang semakin membaik, penurunan suku bunga kredit, penurunan risiko penyaluran kredit, dan meningkatnya kualitas portofolio kredit konsumen," ungkapnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Penyaluran Kredit Bank...
Penyaluran Kredit Bank Naik di Agustus 2023, BI Ungkap Penyebabnya
BI Prediksi Pertumbuhan...
BI Prediksi Pertumbuhan Kredit Sisa 2024 Tetap Berada di Kisaran 10-12 Persen
Permintaan Kredit Pelaku...
Permintaan Kredit Pelaku Usaha Masih Lemas, BI: Dana Belum Cair Rp2.374,8 Triliun
Awas, BI Kasih Peringatan...
Awas, BI Kasih Peringatan Perlambatan Kredit Masih Akan Terjadi
Kualitas Kredit Membaik,...
Kualitas Kredit Membaik, Bank Mandiri Catat Penurunan NPL 1,36%
Penyaluran Kredit BRI...
Penyaluran Kredit BRI Tembus Rp922,97 Triliun, Paling Gede Buat UMKM
Berita Terkini
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
18 menit yang lalu
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
39 menit yang lalu
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
58 menit yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
1 jam yang lalu
Bank Mantap Serahkan...
Bank Mantap Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Jenderal Purn Ryamizard Ryacudu
1 jam yang lalu
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
1 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved