Rupiah Berpeluang Melemah Lagi
Selasa, 18 April 2017 - 08:39 WIB
Rupiah Berpeluang Melemah Lagi
A
A
A
JAKARTA - Harapan akan bertahannya tren penguatan pada rupiah akhirnya terpatahkan setelah mengalami penguatan beberapa hari sebelumnya.
Kondisi ini akan membuka peluang pelemahan lanjutan setelah sentimen positif dari data makroekonomi surplusnya neraca perdagangan dapat dikesampingkan.
"Tetap mewaspadai potensi pelemahan lanjutan terutama setelah laju JPY terus menunjukan penguatannya," ujar Analis Senior Binaartha Sekuritas Reza Priyambada di Jakarta, Selasa (18/4/2017).
Reza memperkirakan, rupiah akan bergerak dengan kisaran di level support Rp13.288/USD dan resisten Rp13.238/USD.
Sementara, meski secara sentimen masih mendukung untuk terjadinya penguatan terutama dengan rilis surplusnya neraca perdagangan Indonesia, namun nyatanya kondisi dari rupiah kembali tertekan.
Laju USD kembali mengalami pelemahan terutama terhadap JPY dimana permintaan akan aset-aset safe haven masih terjadi.
Kondisi ini terlihat dari pergerakan JPY dan emas yang masih cenderung meningkat. Laju rupiah yang sebelumnya menguat, tampaknya berbalik melemah seiring sikap pelaku pasar tersebut.
"Di sisi lain, pergerakan rupiah juga terimbas pelemahan GBP dan EUR seiring menguatnya JPY serta imbas berita negatif penurunan permintaan kredit dari nasabah ke perbankan menurut hasil survei Bank Indonesia," pungkasnya.
Kondisi ini akan membuka peluang pelemahan lanjutan setelah sentimen positif dari data makroekonomi surplusnya neraca perdagangan dapat dikesampingkan.
"Tetap mewaspadai potensi pelemahan lanjutan terutama setelah laju JPY terus menunjukan penguatannya," ujar Analis Senior Binaartha Sekuritas Reza Priyambada di Jakarta, Selasa (18/4/2017).
Reza memperkirakan, rupiah akan bergerak dengan kisaran di level support Rp13.288/USD dan resisten Rp13.238/USD.
Sementara, meski secara sentimen masih mendukung untuk terjadinya penguatan terutama dengan rilis surplusnya neraca perdagangan Indonesia, namun nyatanya kondisi dari rupiah kembali tertekan.
Laju USD kembali mengalami pelemahan terutama terhadap JPY dimana permintaan akan aset-aset safe haven masih terjadi.
Kondisi ini terlihat dari pergerakan JPY dan emas yang masih cenderung meningkat. Laju rupiah yang sebelumnya menguat, tampaknya berbalik melemah seiring sikap pelaku pasar tersebut.
"Di sisi lain, pergerakan rupiah juga terimbas pelemahan GBP dan EUR seiring menguatnya JPY serta imbas berita negatif penurunan permintaan kredit dari nasabah ke perbankan menurut hasil survei Bank Indonesia," pungkasnya.
(ven)
Lihat Juga :