Kriteria Menilai Kondisi dan Kinerja Perbankan

Selasa, 18 April 2017 - 14:47 WIB
Kriteria Menilai Kondisi...
Kriteria Menilai Kondisi dan Kinerja Perbankan
A A A
JAKARTA - Corporate Communication and Investor Relation Head PT Bank Sahabat Sampoerna Ridy Sudarma mengungkapkan, ada beberapa kriteria untuk menilai kondisi dan kinerja dari perbankan. Di antaranya aspek likuiditas dan solvabilitas.

Dia menjelaskan, dari aspek likuiditas, bank bisa dibilang baik jika memiliki loan to deposit ratio (LDR) 80%-92% sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Jangan sampai menyalurkan kredit melebihi jumlah dana pihak ketiga (DPK).

"Satu bank dianggap baik kalau dia likuid bisa bayar utang jangka pendek yang jatuh tempo. Kalau LDR tinggi pinjamkan Rp110 muliar punya DPK Rp100 miliar bisa kesulitan," ujarnya di Jakarta, Selasa (18/4/2017).

Saat ini, LDR Bank Sampoerna ada pada level 93%. Agak melebihi ketentuan tapi ternyata itu tidak berlaku karena perusahaan punya rasio kecukupan modal atau Capital Adequacy Ratio (CAR) di atas 14%.

"LDR 93%, kalau terlalu rendah enggak efisien, kita kumpulin uang tapi enggak disalurkan, 80%-92% yang sehat ditetapkan OJK. Namun, itu jika CAR di bawah 14%, CAR Bank Sampoerna di atas 14% yakni sekitar 17%, batas ini enggak lagi relevan," kata dia.

Sementara dari sisi solvabilitas mempresentasikan kekuatan perusahaan dalam waktu panjang. Seberapa besar modal dapat mencukupi untuk tetap hidup.

"Sebenarnya bicara kelangsungan usaha jangka panjang dari CAR. Seberapa modal cukup buat jangka panjang," tutur Ridy.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gandeng Fintech P2P,...
Gandeng Fintech P2P, Bank Sampoerna Perluasan Layanan Keuangan Digital
Sampoerna Mobile Banking...
Sampoerna Mobile Banking Tampil dengan Wajah Baru: Lebih Segar, Praktis, dan Aman
PT MNC Guna Usaha Indonesia...
PT MNC Guna Usaha Indonesia dan Bank Sahabat Sampoerna Perkukuh Kerja Sama
Fokus ke UMKM, Bank...
Fokus ke UMKM, Bank Sampoerna Salurkan Kredit Rp11,3 Triliun di Kuartal III-2023
Pelaku UMKM Didorong...
Pelaku UMKM Didorong Tembus Pasar Ekspor demi Indonesia Emas 2045
Kunjungi Nasabah di...
Kunjungi Nasabah di Cipayung, Bank Sampoerna Tegaskan Komitmen Pemberdayaan UMKM
Berita Terkini
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
8 jam yang lalu
Tak Sekadar Nyaman,...
Tak Sekadar Nyaman, Hunian Masa Depan Kini Mengandalkan Energi Hijau
9 jam yang lalu
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Janji Menkeu Purbaya
9 jam yang lalu
Program CID Pertamina...
Program CID Pertamina Patra Niaga Ubah Tantangan Lokal Jadi Peluang Usaha
9 jam yang lalu
SIG Berdayakan UMKM...
SIG Berdayakan UMKM Berbasis Potensi Lokal di Tuban
9 jam yang lalu
Keamanan Aset Kripto...
Keamanan Aset Kripto Bukan Hanya soal Teknologi, tetapi Kesadaran Pengguna
9 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved