Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Emas Dunia Tertekan Dolar AS
Kamis, 20 April 2017 - 10:05 WIB
Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Emas Dunia Tertekan Dolar AS
A
A
A
JAKARTA - Harga jual dan beli kembali (buyback) emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan Kamis ini berbalik melemah. Hal sama juga terjadi pada emas dunia yang tertekan oleh rebound-nya dolar Amerika Serikat.
Mengutip dari Logammulia.com, Kamis (20/4/2017), harga jual emas Antam turun Rp4.000 menjadi Rp605.000/gram. Sementara harga buyback juga berkurang Rp4.000/gram menjadi Rp540.000/gram.
Harga emas Antam ukuran 2 gram dibanderol Rp1.170.000 dengan harga per gram Rp585.000. Harga emas 3 gram dipatok Rp1.737.000 dengan harga per gram Rp579.000. Sedangkan harga emas 4 gram senilai Rp2.304.000 dengan harga per gram Rp576.000.
Emas ukuran 5 gram sebesar Rp2.880.000 dengan harga per gram Rp576.000. Harga emas 10 gram dijual Rp5.685.000 dengan harga per gram Rp568.500. Harga emas 25 gram Rp14.075.000 dengan harga per gram Rp563.000. Harga emas 50 gram sebesar Rp28.000.000, dengan harga per gram Rp560.000.
Selanjutnya, harga emas 100 gram sebesar Rp55.825.000, dengan harga per gram Rp558.250. Untuk harga emas 250 gram mencapai Rp139.175.000, dengan harga per gram Rp556.700, dan harga emas ukuran 500 gram dihargai Rp277.975.000 dengan harga per gram Rp555.950.
Harga jual emas Antam di Pulogadung hari ini juga turun Rp4.000 menjadi Rp595.000/gram dengan buyback melemah Rp4.000 ke Rp540.000/gram. Begitu pula harga emas di Jakarta II yang turun Rp4.000 ke level Rp605.000/gram dengan buyback berada pada level Rp540.000/gram.
Melansir Bloomberg hari ini, harga emas dunia juga turun akibat rebound-nya atau menguatnya USD. Harga emas di divisi Comex New York Mercantile Exchange dibuka melemah 1,20 poin atau 0,09% ke di level USD1.282,20 per troy ounce.
Indeks USD yang mengukur greenback terhadap sekeranjang mata uang utama ditutup naik 0,1% ke 99,781 DXY. Mengutip Reuters, mata uang George Washington naik karena investor sedang mencermati putaran pertama Pilpres Prancis pada pekan ini..
Emas dan USD biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika USD naik maka emas berjangka akan turun, karena emas yang diukur dengan dolar AS menjadi lebih mahal bagi investor.
Mengutip dari Logammulia.com, Kamis (20/4/2017), harga jual emas Antam turun Rp4.000 menjadi Rp605.000/gram. Sementara harga buyback juga berkurang Rp4.000/gram menjadi Rp540.000/gram.
Harga emas Antam ukuran 2 gram dibanderol Rp1.170.000 dengan harga per gram Rp585.000. Harga emas 3 gram dipatok Rp1.737.000 dengan harga per gram Rp579.000. Sedangkan harga emas 4 gram senilai Rp2.304.000 dengan harga per gram Rp576.000.
Emas ukuran 5 gram sebesar Rp2.880.000 dengan harga per gram Rp576.000. Harga emas 10 gram dijual Rp5.685.000 dengan harga per gram Rp568.500. Harga emas 25 gram Rp14.075.000 dengan harga per gram Rp563.000. Harga emas 50 gram sebesar Rp28.000.000, dengan harga per gram Rp560.000.
Selanjutnya, harga emas 100 gram sebesar Rp55.825.000, dengan harga per gram Rp558.250. Untuk harga emas 250 gram mencapai Rp139.175.000, dengan harga per gram Rp556.700, dan harga emas ukuran 500 gram dihargai Rp277.975.000 dengan harga per gram Rp555.950.
Harga jual emas Antam di Pulogadung hari ini juga turun Rp4.000 menjadi Rp595.000/gram dengan buyback melemah Rp4.000 ke Rp540.000/gram. Begitu pula harga emas di Jakarta II yang turun Rp4.000 ke level Rp605.000/gram dengan buyback berada pada level Rp540.000/gram.
Melansir Bloomberg hari ini, harga emas dunia juga turun akibat rebound-nya atau menguatnya USD. Harga emas di divisi Comex New York Mercantile Exchange dibuka melemah 1,20 poin atau 0,09% ke di level USD1.282,20 per troy ounce.
Indeks USD yang mengukur greenback terhadap sekeranjang mata uang utama ditutup naik 0,1% ke 99,781 DXY. Mengutip Reuters, mata uang George Washington naik karena investor sedang mencermati putaran pertama Pilpres Prancis pada pekan ini..
Emas dan USD biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika USD naik maka emas berjangka akan turun, karena emas yang diukur dengan dolar AS menjadi lebih mahal bagi investor.
(ven)
Lihat Juga :