Harga Minyak Dunia Kembali Naik

Jum'at, 21 April 2017 - 10:25 WIB
Harga Minyak Dunia Kembali...
Harga Minyak Dunia Kembali Naik
A A A
SINGAPURA - Harga minyak dunia terlihat naik tipis di tengah catatan hati-hati mengenai keraguan bahwa OPEC yang memimpin penurunan produksi memiliki efek yang diinginkan untuk mengembalikan keseimbangan ke pasar yang telah mengalami kelebihan pasokan selama lebih dari dua tahun.

Seperti dikutip dari Reuters, Jumat (21/4/2017), harga minyak mentah Brent berada di level USD53,07 per barel atau naik 8 sen dari penutupan terakhir mereka. Sementara, harga minyak mentah AS West Texas Intermediate (WTI) telah naik 8 sen menjadi USD50,79 per barel.

Harga stabil setelah penurunan sebesar 3,5% pada kedua tolok ukur awal pekan ini karena muncul keraguan akibat upaya yang dipimpin Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) untuk mengurangi produksi hampir 1,8 juta barel per hari selama semester pertama tahun ini.

Data Thomson Reuters menunjukkan bahwa 48 juta barel per hari minyak mentah dikirim di perairan samudera pada April, naik 5,8% sejak Desember, sebelum pemotongan diimplementasikan.

Pasar mencatat bahwa nilai dari seluruh kurva Brent telah merosot sejak dimulainya penurunan pimpinan OPEC pada Januari. Nilai bulanan rata-rata kurva Brent 24 bulan turun lebih dari USD4 per barel sejak Januari menjadi sekitar USD54,15 per barel.

Pasokan yang tinggi sebagian merupakan hasil produsen lain, yang belum sepakat untuk memangkas produksi, dan meningkatkan ekspor mereka. "Kebangkitan AS terus menyabot upaya kartel untuk menstabilkan pasar yang jenuh," kata Lukman Otunuga, analis di FXTM.

Produksi AS melonjak hampir 10% sejak pertengahan 2016 sampai 9,25 juta bpd. Ini membawa produksinya mendekati dua produsen teratas dunia, Arab Saudi, dan Rusia.

Mencoba mencegah pemborosan lebih lanjut dalam persediaan, beberapa produsen OPEC termasuk pemimpin de facto Arab Saudi melobi untuk memperpanjang janji pemotongan produksi di luar bulan Juni. Untuk mengetahui kesehatan pasar minyak, analis mengatakan penting untuk memantau tingkat persediaan.

Namun di luar AS, di mana data berlimpah dan masih menunjukkan persediaan yang membengkak, data yang andal sulit didapat. Ada beberapa saran bahwa OPEC telah menjual minyak dari sahamnya sendiri untuk memenuhi permintaan pelanggan meskipun beberapa pemotongan produksi dilakukan awal tahun ini.

Persediaan bahan bakar di sekitar pusat perdagangan minyak Asia di Singapura juga telah turun, walaupun tidak jelas apakah ini untuk memenuhi permintaan yang kuat atau apakah untuk menciptakan ruang penyimpanan untuk mengantisipasi lebih banyak pasokan.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Turun Saat Badai Musim Dingin Bekukan Kilang AS
Berita Terkini
IMF, Bank Dunia, dan...
IMF, Bank Dunia, dan IEA Ketar-ketir Kelangkaan BBM di Depan Mata
18 menit yang lalu
Lewat LinkUMKM BRI,...
Lewat LinkUMKM BRI, Zdrink Kembangkan Minuman Cokelat Instan Berbahan Kakao Khas Lampung
1 jam yang lalu
Mengulik Strategi Indonesia...
Mengulik Strategi Indonesia dalam Mengejar PLTS 100 GW, Apa yang Dibutuhkan?
1 jam yang lalu
Kisah BRILink Agen John,...
Kisah BRILink Agen John, Dorong Perekonomian Masyarakat Perbatasan RI-Papua Nugini
1 jam yang lalu
Bisnis F&B Tumbuh Pesat,...
Bisnis F&B Tumbuh Pesat, Bali Jadi Hotspot Baru Ekspansi Franchise di Indonesia
3 jam yang lalu
Petani Sawit Apresiasi...
Petani Sawit Apresiasi PKS Taat HPP di Tengah Anjloknya Harga TBS
3 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved