Ini Jalur Menuju Stasiun Kereta Api Bandara Soetta

Senin, 24 April 2017 - 23:36 WIB
Ini Jalur Menuju Stasiun...
Ini Jalur Menuju Stasiun Kereta Api Bandara Soetta
A A A
TANGERANG - Pembangunan Stasiun Kereta Api (KA) Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) hampir rampung. Pada Juli-Agustus 2017, stasiun yang dapat menampung 3.500 orang ini kabarnya sudah bisa dioperasionalkan.

"Stasiun KA Bandara Soetta akan dioperasikan di bulan Agustus 2017, berbarengan dengam full operasi Terminal 3 Bandara Soetta dan Sky Train," kata Yado Yarismano, PR Manager Angkasa Pura (AP) II saat ditemui Koran SINDO di ruang kerjanya Gedung 600 AP II, Bandara Soetta, Tangerang, Senin (24/4/2017).

Ditambahkan dia, kapasitas Stasiun Bandara Soetta 2.000 penumpang. Sedang bangunannya saja bisa menampung hingga 1.500 orang. Total keseluruhan, Stasiun Bandara Soetta bisa menampung hingga 3.500 orang.

"Pembangunan Stasiun KA Bandara Soetta sudah hampir selesai. Jika tidak ada kendala, awal April sudah bisa dioperasikan. Untuk ke Stasiun Bandara Soetta bisa ditempuh dari Manggarai, Sudirman Baru, Batu Ceper, baru ke bandara. Panjang lintasan rel dari Stasiun Manggarai ke Stasiun Bandara Soetta 36 kilometer," terangnya.

Selain dari Stasiun Manggarai, akses menuju Stasiun Bandara Soetta juga bisa dilewati dari Stasiun Jakarta Kota, Kampung Bandan, Duri, dan Batu Ceper. Dari Baru Ceper, baru langsung ke Stasiun KA Bandara Soetta.

Pengoperasian Stasiun Bandara Soetta akan dilakukan secara bertahap. Tahap pertama, pada Agustus 2017, kereta yang dioperasikan ada empat. Satu kereta terdiri dari enam gerbong dan sanggup menampung hingga 272 penumpang. Setelah itu, jumlah kereta di Stasiun Bandara Soetta akan ditambah menjadi 10 kereta.

"Ekspektasi kami, per hari Stasiun Bandara Soetta akan melayani 3.500 penumpang. Dengan panjang 36 kilometer, waktu yang dibutuhkan dari Stasiun Manggarai ke Stasiun Bandara 57 menit hingga satu jam," sambungnya.

Dilanjutkan dia, hingga Maret 2017, data pembangunan Stasiun Bandara Soetta telah mencapai 97,37%. Tinggal menunggu kelarnya pemasangan bantalan rel yang masih terganggu di sejumlah titik di sekitar bandara. Antara lain akibat masih belum pindahnya warga dan masih bercokolnya sejumlah pabrik dari lokasi proyek.

Meski demikian, untuk persoalan di luar Bandara Soetta, AP II mengaku tidak bertanggung jawab. Sebab semua sudah ditangani dengan baik oleh PT KAI dan pemerintah. Pihaknya berharap proyek Stasiun Bandara Soetta yang menelan biaya Rp160 miliar itu dapat segera dioperasikan dan bisa memberikan manfaat kepada orang banyak.

"Untuk mendukung Stasiun KA Bandara Soetta, AP II menyiapkan sejumlah fasilitas bagi para penumpang kereta. Di lantai satu, kami akan membangun dua tenant, dua waiting lounge, dan empat toilet. Sedang di lantai dua, kami akan membangun lima tenant, empat toilet, musala, dan koneksi langsung ke APMS," sambungnya.

Sementara itu, Camat Batu Ceper Nur Hidayatullah mengatakan, seluruh pembebasan lahan warga dan perusahaan oleh PT KAI sudah selesai semua. Dia berharap, Stasiun KA Bandara Soetta tetap beroperasi sesuai jadwal.

"Sejauh ini semua berjalan lancar. Tidak ada kendala. Terkait warga yang rumahnya belum pindah dan pabrik yang masih mencari lokasi pindah, sudah ditangani oleh pemerintah. Mudah-mudahan semua berjalan lancar tanpa masalah. Dalam waktu dekat ini, diharapkan warga sudah pindah dari lokasi proyek," tukasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rekor, Bandara Soekarno-Hatta...
Rekor, Bandara Soekarno-Hatta Jadi Bandara Tersibuk Sejak Pandemi
Bandara Soekarno-Hatta...
Bandara Soekarno-Hatta Tetapkan Prosedur Baru Keberangkatan Penumpang Pesawat
Bandara AP I Layani...
Bandara AP I Layani 5,5 Juta Penumpang Sepanjang Januari 2024
Bandara Soetta Kebanjiran,...
Bandara Soetta Kebanjiran, Bagaimana Operasional Pesawat dan Penerbangan?
AP II Siapkan Inovasi...
AP II Siapkan Inovasi Layanan Kesehatan dan Ritel di Bandara Soekarno-Hatta
Wow! Bandara Soekarno-Hatta...
Wow! Bandara Soekarno-Hatta Punya Protokol Kesehatan Terbaik di Dunia
Berita Terkini
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
14 menit yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
31 menit yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
1 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
2 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
2 jam yang lalu
Pjs Dirut BEI Sebut...
Pjs Dirut BEI Sebut Fundamental Pasar Saham RI Masih Bagus, Ini Buktinya
2 jam yang lalu
Infografis
3 Bandara Ini Kembali...
3 Bandara Ini Kembali Mendapatkan Status Internasional
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved