Hari Ini, Rupiah Diramal Bisa Menguat
Selasa, 25 April 2017 - 08:48 WIB
Hari Ini, Rupiah Diramal Bisa Menguat
A
A
A
JAKARTA - Mulai adanya penguatan pada rupiah diharapkan dapat menjadi momentum pembalikan arah rupiah untuk dapat kembali melanjutkan kenaikannya.
"Diharapkan stabilnya kondisi dari makro Indonesia dapat menjadi sentimen positif dan pelemahan USD dapat kembali dimanfaatkan untuk mempertahankan kenaikan pada rupiah," ujar Analis Senior Binaartha Sekuritas Reza Priyambada di Jakarta, Selasa (25/4/2017).
Reza memperkirakan, rupiah akan bergerak dengan kisaran di level support Rp13.338/USD dan resisten Rp13.297/USD.
Sementara, pergerakan rupiah di akhir pekan mampu mengalami kenaikan. Jika sebelumnya pergerakan laju rupiah berbarengan dengan melemahnya laju USD.
Untuk kali ini, rupiah mampu memanfaatkan pelemahan pada USD untuk berbalik naik. Ditambah lagi dengan laju EUR yang juga mampu berbalik menguat seiring sentimen pemilu yang sedang berlangsung di Prancis.
"Adanya sentimen dari rancangan Kementerian BUMN yang mendorong peningkatan sinergi antar BUMN di berbagai sektor untuk mendongkrak perekonomian nasional serta kesepakatan AS-Indonesia senilai USD10 miliar tampaknya menjadi sentimen positif yang mewarnai pergerakan laju rupiah," pungkasnya.
"Diharapkan stabilnya kondisi dari makro Indonesia dapat menjadi sentimen positif dan pelemahan USD dapat kembali dimanfaatkan untuk mempertahankan kenaikan pada rupiah," ujar Analis Senior Binaartha Sekuritas Reza Priyambada di Jakarta, Selasa (25/4/2017).
Reza memperkirakan, rupiah akan bergerak dengan kisaran di level support Rp13.338/USD dan resisten Rp13.297/USD.
Sementara, pergerakan rupiah di akhir pekan mampu mengalami kenaikan. Jika sebelumnya pergerakan laju rupiah berbarengan dengan melemahnya laju USD.
Untuk kali ini, rupiah mampu memanfaatkan pelemahan pada USD untuk berbalik naik. Ditambah lagi dengan laju EUR yang juga mampu berbalik menguat seiring sentimen pemilu yang sedang berlangsung di Prancis.
"Adanya sentimen dari rancangan Kementerian BUMN yang mendorong peningkatan sinergi antar BUMN di berbagai sektor untuk mendongkrak perekonomian nasional serta kesepakatan AS-Indonesia senilai USD10 miliar tampaknya menjadi sentimen positif yang mewarnai pergerakan laju rupiah," pungkasnya.
(ven)