Aprindo: Wajar Masyarakat Alami Perubahan Konsumsi

Selasa, 25 April 2017 - 18:35 WIB
Aprindo: Wajar Masyarakat...
Aprindo: Wajar Masyarakat Alami Perubahan Konsumsi
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy Mande menyatakan, perubahan perilaku masyarakat menjadi salah satu faktor beberapa gerai 7-eleven menutup gerainya dan melakukan relokasi. Dia menjelaskan, memang saat ini, Aprindo mengamati, perilaku masyarakat yang lebih selektif dalam berbelanja, menjadikan waralaba agak jarang peminat.

Kondisi tersebut, otomatis membuat penghasilan di waralaba menjadi tak setinggi ketika awal-awal berdiri. Namun, Roy mengungkapkan, kondisi tersebut wajar.

"Itu wajar karena memang ada perubahan perilaku masyarakat Indonesia dalam berbelanja. Mereka sekarang lebih sering berbelanja kebutuhan saja. Tidak stok barang," katanya kepada SINDOnews, Jakarta, Selasa (25/4/2017).

Roy menambahkan, ada beberapa sentimen negatif dari konsumen sehingga mereka menahan untuk berbelanja dan melakukan stok barang. Sentimen ini sudah berlangsung sejak kuartal I tahun lalu.

"Pertama, adanya situasi perpajakan yang terus digenjot, sangat dirasakan masyarakat ya, karena pemerintah sedang menggenjot perpajakan, maka banyak komoditas yang dikenakan pajak. Kedua, mereka menahan belanja karena mengikuti Pilkada dan harapan-harapan terhadap regenerasi pemerintahan yang lebih baik," katanya.

Beberapa hal yang sifatnya intengible tersebut akhirnya berkembang di masyarakat dan mempengaruhi sehingga terjadi penundaan konsumsi. "Jadi mereka lebih baik nabung, kebetulan juga kan sebentar lagi masuk Ramadhan dan Idul Fitri," kata dia.

Roy berpesan, perlu adanya campur tangan pemerintah dalam menjaga konsumsi masyarakat yang menurun ini. Agar angkanya tidak terlalu turun. Karena konsumsi masyarakat ini sangat bergantung nantinya ke Gross Domestic Bruto (GDP).

"Karena hampir 56% GDP kita dikontribusi oleh konsumsi rumah tangga. Itu harus dijaga sama pemerintah. Karena kalau enggak, artinya akan berdampak pada GDP Indonesia," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Soal Harga Barang, Peritel...
Soal Harga Barang, Peritel Ingin Tampil di Depan
Aprindo Gandeng Microsoft...
Aprindo Gandeng Microsoft Percepat Digitalisasi Ritel Modern dan UMKM Indonesia
Menilik Pukulan PSBB...
Menilik Pukulan PSBB ke Pengusaha Mall, Ritel Modern Minta Vaksinasi
Ini Loh Efek Domino...
Ini Loh Efek Domino Penutupan Gerai Ritel Modern
Tahun Depan Pengusaha...
Tahun Depan Pengusaha Ritel Bakal Gencar Berekspansi
Minyak Goreng Minyakita...
Minyak Goreng Minyakita Belum Merata di Toko Ritel, Aprindo Beberkan Penyebabnya
Berita Terkini
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
32 menit yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
1 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
3 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
3 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
3 jam yang lalu
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Dorong Pensiunan Tetap Produktif dan Sejahtera
3 jam yang lalu
Infografis
PPN Naik Jadi 12%, Masyarakat...
PPN Naik Jadi 12%, Masyarakat Beralih ke Frugal Living
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved