GP Ansor Ingatkan Jangan Cari Keuntungan di Perundingan Freeport

Rabu, 26 April 2017 - 05:14 WIB
GP Ansor Ingatkan Jangan...
GP Ansor Ingatkan Jangan Cari Keuntungan di Perundingan Freeport
A A A
JAKARTA - Perundingan antara Pemerintah Indonesia dengan PT Freeport Indonesia terkait perubahan Kontrak Karya (KK) menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) masih terus berlanjut. Di tengah proses tersebut, Gerakan Pemuda (GP) Ansor mengingatkan agar tidak ada pihak atau lembaga negara yang memanfaatkan dan mengambil kesempatan untuk keuntungan tertentu.

GP Ansor juga meminta semua pihak untuk menjalankan konstitusi dan memenangkannya, khususnya terkait perubahan KK menjadi IUPK tersebut. "Sejak awal kami telah berkomitmen untuk mengawal proses perundingan antara pemerintah, dalam hal ini Kementerian ESDM, dengan PT Freeport. Jadi jangan sampai ada yang mencari kesempatan untuk keuntungan tertentu," kata Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas.

Lebih lanjut Yaqut berharap semua pihak, baik pemerintah maupun DPR, harus bersama-sama memenangkan perundingan itu. Untuk itu pihaknya akan menyurati pimpinan DPR, Ketua Fraksi, dan Ketua Komisi VII, untuk meminta dukungan, sekaligus mengawal dan mengamankan proses perundingan dengan PT Freeport.

Dia menerangkan, hal itu juga berlaku terhadap perundingan dengan perusahaan pertambangan lainnya. Sebab proses perubahan KK menjadi IUPK dengan kewajiban membangun smelter dan divestasi saham merupakan amanat Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Mineral dan Batubara dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 1 Tahun 2017 yang mengatur ketentuan pelaksanaan kegiatan usaha pertambangan.

"Mari berjuang bersama amanat konstitusi sesuai fungsi dan peran masing-masing. Dalam PP Nomor 1 Tahun 2017 sudah sangat jelas, tidak hanya soal IUPK saja tetapi ada kewajiban divestasi sebesar 51 persen dan pembangunan smelter dalam negeri. Jadi jangan mengganggu proses yang sedang berjalan," ungkap Gus Yaqut, sapaan akrabnya.

Bagaimanapun, ungkap dia yang juga anggota Komisi VI DPR RI ini, Undang-undang (UU) Nomor 4 Tahun 2009 dan PP Nomor 1 Tahun 2017 merupakan upaya untuk melaksanakan amanat Undang-Undang Dasar sebagaimana termaktub dalam Pasal 33 UUD 1945.

"Kemenangan konstitusi merupakan kemenangan rakyat Indonesia. Upaya ini adalah untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, khususnya rakyat Papua dalam kasus Freeport," tegasnya.

GP Ansor kembali menegaskan bahwa pihaknya akan siaga dan terus mengawal jalannya konstitusi. GP Ansor siap menjadi garda terdepan jika ada yang melanggar konstitusi maupun mengambil kesempatan untuk keuntungan kelompok tertentu. "Bagi kami, NKRI adalah harga mati. Kami akan mendukung dan mengawal amanat konstitusi," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Smelter Freeport di...
Smelter Freeport di Gresik Terbakar, Tim Gabungan Damkar Dikerahkan ke Lokasi
Smelter Manyar Jadi...
Smelter Manyar Jadi Titik Awal Integrasi Industri dan Lingkungan Hidup
Produksi Katoda Dimulai,...
Produksi Katoda Dimulai, Smelter PTFI Jadi Contoh Hilirisasi Pro-Rakyat
Tarif Impor AS Tak Guncang...
Tarif Impor AS Tak Guncang Smelter Nasional, Diversifikasi Ekspor Jadi Kunci Hilirisasi
PT Freeport Indonesia...
PT Freeport Indonesia Raih Pengakuan Global Esri untuk Inovasi dan Dampak Keberlanjutan
PTFI Perkuat Fondasi...
PTFI Perkuat Fondasi Ekonomi Papua Tengah, Dorong Pertumbuhan Berkelanjutan lewat Investasi Jangka Panjang
Berita Terkini
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
15 menit yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
3 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
3 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
13 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
14 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
14 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved