Yen Keok Lawan USD, Rupiah Dibuka Hanya Naik Tipis

Rabu, 26 April 2017 - 10:20 WIB
Yen Keok Lawan USD,...
Yen Keok Lawan USD, Rupiah Dibuka Hanya Naik Tipis
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini dibuka menguat melanjutkan penutupan kemarin. Penguatan mata uang Garuda terjadi saat yen kalah lawan USD dan masih menguatnya euro terhadap USD dan yen.

Menurut data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah dibuka menguat ke level Rp13.278/USD. Posisi ini jauh lebih baik dari kemarin yang berada di level Rp13.296/USD.

Penguatan rupiah juga terlihat pada data Bloomberg yang menunjukkan pada awal perdagangan berada di posisi Rp13.283/USD dengan kisaran harian Rp13.275-Rp13.285/USD. Rupiah semakin menguat pada pukul 10.04 WIB ke level Rp13.279/USD dibanding sebelumnya di level Rp13.284/USD.

Selain itu, data SINDOnews bersumber dari Limas rupiah juga dibuka positif ke level Rp13.280/USD atau menguat dari posisi penutupan kemarin pada level Rp13.295/USD.

Sementara posisi rupiah menurut Yahoo Finance pada pagi ini dibuka di level Rp13.273/USD atau melemah dari posisi sebelumnya di level Rp13.271/USD. Rupiah tengah pekan ini bergerak pada kisaran level Rp13.260-Rp13.282/USD.

Di sisi lain seperti dilansir Reuters, Rabu (26/4/2017), yen turun tipis tetap di bawah tekanan karena sentimen risiko membaik dan permintaan safe haven mereda.

USD terhadap yen naik tipis 0,2% menjadi 111,30. Greenback menambah kenaikan yang kuat kemarin, ketika naik 1,2%, kenaikan satu hari terbesar USD terhadap yen dalam tiga bulan terakhir.

Namun, masih harus dilihat apakah USD akan melihat dorongan menguat terhadap yen, kata Teppei Ino, analis Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ di Singapura. "Masih terlalu dini untuk mengatakan bahwa USD akan terus bergerak lebih tinggi dan menuju di atas puncak yang dilihatnya pada Maret," kata Ino.

Sementara euro naik tipis 0,1% terhadap USD menjadi di level 1,0938. Kemarin euro sempat menyentuh level tertinggi dalam 5,5 bulan di level 1,0950 karena pelaku pasar mencerna kemenangan moderat Emmanuel Macron pada putaran pertama pemilihan presiden Prancis pada Minggu.

Selain itu, tiga sumber yang dekat dengan Dewan Pengurus ECB mengatakan kepada Reuters bahwa dengan memudarnya ancaman pelarian antara dua kandidat eurosceptic di Prancis, dan dengan ekonomi yang berjalan terbaik dalam beberapa tahun, banyak penyusun menilai cakupan ruang untuk pengiriman sebuah sinyal kecil pada Juni untuk mengurangi stimulus moneter.

Di sisi lain, euro terhadap yen naik tipis sebesar 0,2% menjadi 121,76. Euro telah menguat 4,1% terhadap yen sepanjang pekan ini.

Dolar Kanada mengambil nafas, setelah mendapat pukulan pada Selasa setelah Amerika Serikat memberlakukan bea kayu lunak Kanada. Dolar Kanada berada di level 1,3572 per USD, tidak jauh dari level terendah kermarin di posisi 1.3626 melawan greenback.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
5 jam yang lalu
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
5 jam yang lalu
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
6 jam yang lalu
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
8 jam yang lalu
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
9 jam yang lalu
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
9 jam yang lalu
Infografis
Jadwal MotoGP Mandalika...
Jadwal MotoGP Mandalika 2025, Mampukah Marc Marquez Naik Podium?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved