IHSG Akan Bergerak Mixed di 5.651-5.741

Jum'at, 28 April 2017 - 08:16 WIB
IHSG Akan Bergerak Mixed...
IHSG Akan Bergerak Mixed di 5.651-5.741
A A A
JAKARTA - Bursa Asia ditutup mayoritas terkonsolidasi negatif dengan pelamahan terjadi pada indeks saham Jepang setelah mengalami penguatan 4,5% sejak awal pekan. Investor mempertimbangkan keputusan Bank of Japan pada kebijakan moneternya dan beberapa pendapatan perusahaan di kuartal I 2017.

BOJ akan menegaskan kebijakan akomodatif dan melanjutkan kebijakan pembelian aset untuk beberapa waktu ke depan karena pertumbuhan inflasi di Jepang cukup lambat.

Pergerakan IHSG cenderung tertekan sejak awal sesi perdagangan. IHSG ditutup turun 19,50 poin sebesar -0.34% di level 5707.03 dengan volume yang moderat. Indeks sektor keuangan memimpin pelemahan dimana terjadi aksi profit taking di sebagian saham perbankan. Pergerakan IHSG masih terlihat tertahan meski cenderung tertekan sejak awal sesi perdagangan, diakibatkan tingginya aksi beli investor asing kemarin masih terlihat cukup besar di level Rp461,64 miliar.

Bursa Eropa dibuka gap down dengan rata-rata 0,5% seiring jenuhnya pergerakan Indeks global setelah diperdagangkan hingga rekor tertinggi minggu ini karena optimisme perbaikan pertumbuhan ekonomi global. Beberapa kinerja keuangan perusahan di Eropa yang underperform menjadi alasan investor melakukan profit taking. Dimana Deutsche Bank turun 3,1% setelah kinerja keuangannya tidak sesuai perkiraan pada kuartal pertama.

Analis Reliance Securities Lanjar Nafi mengatakan secara teknikal, IHSG terkonsolidasi negatif pada area upper bollinger bands dengan indikator stochastic yang berindikasi dead-cross di area jenuh, seiring pergerakan tertekan indikator RSI yang mulai meninggalkan area overbought.

Pengujian level 161,8% fibonacci dari wave yang terbentuk di level 5.741 dirasa cukup berat tertimbang probabilitas koreksi yang bertambah menguji support MA7 di level 5.651.

"Sehingga diperkirakan IHSG akan bergerak kembali mixed terkonsolidasi negatif pada perdagangan diakhir Q1 2017 ini dengan range pergerakan 5.651-5.741," ujarnya di Jakarta, Jumat (28/4/2017). Saham-saham yang dapat diperhatikan diantaranya BDMN, BWTP, HRUM, SSIA, WIKA, PBRX.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
169 Saham Menguat Pagi...
169 Saham Menguat Pagi Ini, IHSG Terangkat ke Posisi 6.042
IHSG Masih Berkutat...
IHSG Masih Berkutat di Zona Merah Pagi Ini, Dibuka Turun 24 Poin
Pergerakan Indeks Masih...
Pergerakan Indeks Masih Terbatas, IHSG Diprediksi Sideways
Awal Pekan, IHSG Dibuka...
Awal Pekan, IHSG Dibuka Menyusut 5 Poin ke Level 6.011
Inflasi Bulan April...
Inflasi Bulan April 2022 Tembus 0,95%, Tertinggi Sejak 2017
IHSG Hari Ini Berpeluang...
IHSG Hari Ini Berpeluang Rebound, Boyong 7 Saham Ini
Berita Terkini
Pemerintah Akan Turunkan...
Pemerintah Akan Turunkan Harga Gas Industri Senin Besok, Said Iqbal: Mitigasi PHK Massal
17 menit yang lalu
IHSG Pekan Depan Diprediksi...
IHSG Pekan Depan Diprediksi Rawan Koreksi, Bakal Menguji Level 5.723-5.784
44 menit yang lalu
Ancaman PHK Masih Mengintai,...
Ancaman PHK Masih Mengintai, Said Iqbal: Dipicu Kenaikan Harga BBM dan Relokasi Pabrik
1 jam yang lalu
Prabowo Targetkan Pangkas...
Prabowo Targetkan Pangkas 1.000 BUMN Jadi Tinggal Tersisa 250
4 jam yang lalu
Pahami Prosedur Pemisahan...
Pahami Prosedur Pemisahan dah Pecah Sertifikat Tanah, Berikut Syaratnya
4 jam yang lalu
Potongan Aplikator 8%...
Potongan Aplikator 8% Hanya untuk Ojol Bukan Taksi Online, Begini Kata Menhub
5 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved