Draghi: Pemulihan Ekonomi Zona Euro Makin Cepat

Jum'at, 28 April 2017 - 15:09 WIB
Draghi: Pemulihan Ekonomi...
Draghi: Pemulihan Ekonomi Zona Euro Makin Cepat
A A A
BRUSSELS - Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) Mario Draghi mengatakan, pemulihan ekonomi zona euro semakin solid dan menghadapi risiko yang lebih sedikit. Tetapi dia menambahkan bahwa inflasi di 19 negara blok masih cukup tinggi untuk menaikkan suku bunga acuan.

Seperti dilansir BBC, Jumat (28/4/2017) ECB sendiri telah menjaga tingkat suku bunga ditahan tetap nol persen selama beberapa bulan. Pihak bank juga memutuskan untuk tidak mengubah skema stimulus obligasi yang sudah dikurangi 60 miliar euro per bulan dari 80 miliar euro.

Keyakinan ekonomi menjadi yang tertinggi sejak krisis utang zona euro, tapi inflasi yang ditargetkan ECB telah meleset untuk tahun kelima beruntun. Draghi menerangkan pemulihan ekonomi zona euro dibantu oleh belanja konsumen yang lebih tinggi diikuti pertumbuhan upah serta pemulihan ekonomi global.

Selain itu dia menambahkan tekanan inflasi relatif lebih tenang, saat harga sebagian besar komoditas mengalami kenaikan awal tahun ini. "Risiko sekitar prospek pertumbuhan kawasan euro, sementara bergerak menuju konfigurasi yang lebih seimbang," sambungnya.

ECB memotong suku bunga utama menjadi nol tahun lalu, dalam upaya merangsang pertumbuhan ekonomi dan menghindari deflasi atau kejatuhan harga. Analis yang masih memantau untuk pentunjuk apapun menerangkan bahwa program membeli obligasi yang dikenal sebagai pelonggaran kuantitatif (QE), akan berkurang.

Sementara pada pasar mata uang, euro telah jatuh sebesar 0,5% terhadap dolar Amerika Serikat (USD) di bawah level 1,09. Disisi lain pertumbuhan ekonomi telah menunjukkan peningkatan dalam beberapa bulan terakhir. Inflasi tergelincir kembali ke 1,5%, setelah sempat sebentar di atas target ECB pada bulan Februari untuk pertama kalinya dalam empat tahun.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
McLaren Kenalkan Mesin...
McLaren Kenalkan Mesin Baru, Tenaga Lebih Besar & Lolos Euro7
Rem Utang Jerman Blong,...
Rem Utang Jerman Blong, Ekonomi Zona Euro dalam Bahaya
Harga Energi Meroket,...
Harga Energi Meroket, Inflasi Zona Euro Capai Rekor Tertinggi
Teknologi EURO 4 di...
Teknologi EURO 4 di Kendaraan Niaga Diperkenalkan di GIIAS 2025
Data S&P Global Ungkap...
Data S&P Global Ungkap Ekonomi Zona Euro Berisiko Dihantam Resesi Ekonomi
Ikuti Jejak AS, Bank...
Ikuti Jejak AS, Bank Sentral Eropa Kerek Suku Bunga ke Rekor Tertinggi Sejak Tahun 2000
Berita Terkini
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
57 menit yang lalu
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
1 jam yang lalu
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
1 jam yang lalu
BRIN Apresiasi Program...
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
2 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
3 jam yang lalu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved