Pelemahan Lanjutan Rupiah Diperkirakan Masih Berlanjut

Selasa, 02 Mei 2017 - 08:23 WIB
Pelemahan Lanjutan Rupiah...
Pelemahan Lanjutan Rupiah Diperkirakan Masih Berlanjut
A A A
JAKARTA - Pergerakan rupiah diperkirakan masih tidah jauh berbeda dengan sebelumnya dimana pergerakan positif dolar Amerika Serikat (USD) masih sulit dilawan, sehingga cenderung dapat kembali membuat peluang pelemahan lanjutan mata uang Garuda. Diharapkan rilis data-data ekonomi di awal pekan dapat membuat rupiah bertahan dari potensi pelemahan lanjutannya.

(Baca Juga: Euro Kalahkan USD, Rupiah Sore Ini Belum Mampu Bangkit )

Analis Senior Binaartha Sekuritas Reza Priyambada mengingatkan lebih baik mencermati segala potensi pergerakan rupiah. "Untuk itu, tetap cermati berbagai sentimen yang ada dan waspadai sentimen yang dapat merubah arah rupiah," paparnya di Jakarta, Selasa (2/5/2017).

Lebih lanjut dia memprediksi, rupiah akan bergerak dengan kisaran di level support Rp13.348/USD dan resisten Rp13.269/USD. Sementara, masih adanya pergerakan positif pada USD membuat laju rupiah kembali tertahan dan berimbas pada kembali mendekamnya laju rupiah di zona merah.

Dia menambahkan belum beranjaknya laju EUR yang melemah, pasca pengumuman ECB yang mempertahankan kebijakan moneternya dimanfaatkan oleh USD untuk kembali menguat. Di sisi lain, jelang libur Golden Week di Jepang membuat permintaan akan JPY menurun.

Kondisi inipun juga dimanfaatkan USD untuk bertahan positif. "Kondisi ini yang pada akhirnya membuat laju rupiah mengalami pelemahan pada akhir pekan lalu yang merupakan akhir bulan April," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Pemerintah Akan Turunkan...
Pemerintah Akan Turunkan Harga Gas Industri Senin Besok, Said Iqbal: Mitigasi PHK Massal
17 menit yang lalu
IHSG Pekan Depan Diprediksi...
IHSG Pekan Depan Diprediksi Rawan Koreksi, Bakal Menguji Level 5.723-5.784
44 menit yang lalu
Ancaman PHK Masih Mengintai,...
Ancaman PHK Masih Mengintai, Said Iqbal: Dipicu Kenaikan Harga BBM dan Relokasi Pabrik
1 jam yang lalu
Prabowo Targetkan Pangkas...
Prabowo Targetkan Pangkas 1.000 BUMN Jadi Tinggal Tersisa 250
4 jam yang lalu
Pahami Prosedur Pemisahan...
Pahami Prosedur Pemisahan dah Pecah Sertifikat Tanah, Berikut Syaratnya
4 jam yang lalu
Potongan Aplikator 8%...
Potongan Aplikator 8% Hanya untuk Ojol Bukan Taksi Online, Begini Kata Menhub
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved