IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.706, Bursa Asia Lebih Tinggi
Selasa, 02 Mei 2017 - 09:29 WIB
IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.706, Bursa Asia Lebih Tinggi
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini setelah libur panjang, dibuka menguat untuk mengiringi mayoritas bursa Asia yang lebih tinggi. Bursa saham Tanah Air pagi ini naik 21,50 atau setara dengan 0,38% ke level 5.706,80.
Sebelumnya pada perdagangan kemarin, IHSG berakhir ke level 5.685,30 atau melemah 21,73 poin setara 0,38% saat bursa saham Asia ditutup mixed (variatif). Pada pembukaan hari ini, sektor dalam negeri bergerak hampir semuanya menguat.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp42 miliar dengan 37 juta saham diperdagangkan pada sesi pagi dan transaksi bersih asing Rp7,49 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp17,2 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp24,7 miliar. Tercatat 23 saham naik, 7 turun dan 15 stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Matahari Department Store Tbk. (LPPF) meningkat Rp350 menjadi Rp14.950, PT Panin Sekuritas Tbk. (PANS) bertambah 100 menjadi Rp3.610 serta PT Forza Land Indonesia Tbk. (FORZ) naik Rp82 menjadi Rp412.
Sementara saham yang melemah adalah PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. (INTP) berkurang Rp250 menjadi Rp16.700, PT Tambang Batubara Bukit Asam (Persero) Tb (PTBA) menyusut Rp250 menjadi Rp12.425 dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) turun Rp50 menjadi Rp8.325.
Seperti dilansir CNBC, Selasa (2/5/2017) pasar saham Asia sebagian besar dibuka lebih tinggi pada perdagangan pagi ini, untuk mengiringi Nasdaq yang mencetak rekor tertinggi pada penutupan bursa saham Amerika Serikat (AS) kemarin waktu setempat. Di Asia, indeks Nikkei Jepang tercatat bertambah 0,73% atau setara dengan 141,87 poin menjadi 19.452,39.
Sedangkan indeks Kospi pada seberang selat Korea juga menghijau dengan tambahan 23,33 poin atau 1,06% ke posisi 2.228,77. Di sisi lain tren positif tidak terjadi pada indeks saham Australia yang lebih rendah 0,26% saat sektor keuangan turun 1,11%. Bank of Australia (RBA) yang akan memutuskan kebijakan moneter hari ini bakal menjadi fokus utama investor.
New Zealand Banking Group (ANZ), salah satu empat bank besar di Australia melaporkan kinerja pada awal 2017. ANZ menerangkan laba naik 23%, namun saham persauahan turun 2,7% di awal perdagangan. Saham-saham bank lainnya juga jatuh seperti Commonwealth Bank turun 0,86%, Westpac berkurang 1,19% dan National Australia Bank lebih rendah 0,88%.
Sebelumnya pada perdagangan kemarin, IHSG berakhir ke level 5.685,30 atau melemah 21,73 poin setara 0,38% saat bursa saham Asia ditutup mixed (variatif). Pada pembukaan hari ini, sektor dalam negeri bergerak hampir semuanya menguat.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp42 miliar dengan 37 juta saham diperdagangkan pada sesi pagi dan transaksi bersih asing Rp7,49 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp17,2 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp24,7 miliar. Tercatat 23 saham naik, 7 turun dan 15 stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Matahari Department Store Tbk. (LPPF) meningkat Rp350 menjadi Rp14.950, PT Panin Sekuritas Tbk. (PANS) bertambah 100 menjadi Rp3.610 serta PT Forza Land Indonesia Tbk. (FORZ) naik Rp82 menjadi Rp412.
Sementara saham yang melemah adalah PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. (INTP) berkurang Rp250 menjadi Rp16.700, PT Tambang Batubara Bukit Asam (Persero) Tb (PTBA) menyusut Rp250 menjadi Rp12.425 dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) turun Rp50 menjadi Rp8.325.
Seperti dilansir CNBC, Selasa (2/5/2017) pasar saham Asia sebagian besar dibuka lebih tinggi pada perdagangan pagi ini, untuk mengiringi Nasdaq yang mencetak rekor tertinggi pada penutupan bursa saham Amerika Serikat (AS) kemarin waktu setempat. Di Asia, indeks Nikkei Jepang tercatat bertambah 0,73% atau setara dengan 141,87 poin menjadi 19.452,39.
Sedangkan indeks Kospi pada seberang selat Korea juga menghijau dengan tambahan 23,33 poin atau 1,06% ke posisi 2.228,77. Di sisi lain tren positif tidak terjadi pada indeks saham Australia yang lebih rendah 0,26% saat sektor keuangan turun 1,11%. Bank of Australia (RBA) yang akan memutuskan kebijakan moneter hari ini bakal menjadi fokus utama investor.
New Zealand Banking Group (ANZ), salah satu empat bank besar di Australia melaporkan kinerja pada awal 2017. ANZ menerangkan laba naik 23%, namun saham persauahan turun 2,7% di awal perdagangan. Saham-saham bank lainnya juga jatuh seperti Commonwealth Bank turun 0,86%, Westpac berkurang 1,19% dan National Australia Bank lebih rendah 0,88%.
(akr)
Lihat Juga :