Rupiah Siang Menguat Terbatas, IHSG Bertahan Menghijau
Selasa, 02 Mei 2017 - 12:37 WIB
Rupiah Siang Menguat Terbatas, IHSG Bertahan Menghijau
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi I hari ini masih mencoba menguat di bawah tekanan. Sedangkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertahan pada zona hijau untuk melanjutkan tren positif sejak pembukaan.
Menurut Yahoo Finance, rupiah sesi I masih cenderung membaik pada posisi Rp13.301/USD atau membaik dari posisi akhir pekan kemarin di level Rp13.336/USD. Rupiah sendiri bergerak dengan kisaran harian Rp13.293-Rp13.331/USD.
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini masih mencoba menguat pada level Rp13.305/USD dengan bergerak pada kisaran level Rp13.299-Rp13.339/USD. Poisisi ini lebih baik dari sebelumnya Rp13.329/USD.
Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah bertahan di zona hijau pada posisi Rp13.306/USD. Catatan positif rupiah berjalan mulus sepanjang perdagangan hari ini dibanding penutupan akhir pekan kemarin Rp13.330/USD.
Data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan di level Rp13.316/USD. Posisi ini lebih baik dari sebelumnya yang berada di level Rp13.327/USD.
Di sisi lain, IHSG pada perdagangan sesi I bertambah 11,03 poin atau 0,19% ke level 5.696,33. Sementara pada pembukaan pagi tadi, bursa saham Tanah Air dibuka naik 21,50 atau setara dengan 0,38% ke level 5.706,80 dan kemarin berakhir pada posisi 5.685,30 atau melemah 21,73 poin atau 0,38%.
Sektor dalam negeri hingga perdagangan siang ini mayoritas melesat naik. Kenaikan tertinggi terjadi pada aneka industri dasar yang meningkat 0,93% dan sektor dengan pelemahan terdalam yaitu pertanian yang menyusut 0,98%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,63 miliar dengan 4,97 juta saham diperdagangkan pada sesi siang hari ini dan transaksi bersih asing Rp225,20 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,31 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,53 triliun. Tercatat 142 saham naik, 177 turun dan 91 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Unggul Indah Cahaya Tbk. (UNIC) serta PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL). Selanjutnya saham-saham yang melemah yakni PT Asahimas Flat Glass Tbk. (AMFG), PT Samindo Resources Tbk. (MYOH) dan PT Hexindo Adiperkasa Tbk. (HEXA).
Menurut Yahoo Finance, rupiah sesi I masih cenderung membaik pada posisi Rp13.301/USD atau membaik dari posisi akhir pekan kemarin di level Rp13.336/USD. Rupiah sendiri bergerak dengan kisaran harian Rp13.293-Rp13.331/USD.
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini masih mencoba menguat pada level Rp13.305/USD dengan bergerak pada kisaran level Rp13.299-Rp13.339/USD. Poisisi ini lebih baik dari sebelumnya Rp13.329/USD.
Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah bertahan di zona hijau pada posisi Rp13.306/USD. Catatan positif rupiah berjalan mulus sepanjang perdagangan hari ini dibanding penutupan akhir pekan kemarin Rp13.330/USD.
Data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan di level Rp13.316/USD. Posisi ini lebih baik dari sebelumnya yang berada di level Rp13.327/USD.
Di sisi lain, IHSG pada perdagangan sesi I bertambah 11,03 poin atau 0,19% ke level 5.696,33. Sementara pada pembukaan pagi tadi, bursa saham Tanah Air dibuka naik 21,50 atau setara dengan 0,38% ke level 5.706,80 dan kemarin berakhir pada posisi 5.685,30 atau melemah 21,73 poin atau 0,38%.
Sektor dalam negeri hingga perdagangan siang ini mayoritas melesat naik. Kenaikan tertinggi terjadi pada aneka industri dasar yang meningkat 0,93% dan sektor dengan pelemahan terdalam yaitu pertanian yang menyusut 0,98%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,63 miliar dengan 4,97 juta saham diperdagangkan pada sesi siang hari ini dan transaksi bersih asing Rp225,20 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,31 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,53 triliun. Tercatat 142 saham naik, 177 turun dan 91 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Unggul Indah Cahaya Tbk. (UNIC) serta PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL). Selanjutnya saham-saham yang melemah yakni PT Asahimas Flat Glass Tbk. (AMFG), PT Samindo Resources Tbk. (MYOH) dan PT Hexindo Adiperkasa Tbk. (HEXA).
(akr)
Lihat Juga :