IHSG Diperkirakan Bergerak di Kisaran Level 5.643-5.774

Rabu, 03 Mei 2017 - 08:34 WIB
IHSG Diperkirakan Bergerak...
IHSG Diperkirakan Bergerak di Kisaran Level 5.643-5.774
A A A
JAKARTA - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan tengah pekan hari ini, menurut Analis PT Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya akan bergerak di kisaran level 5.643-5.774. Dia menerangkan hal ini pasca rilis data perekonomian awal bulan yang terlansir dalam kondisi masih terkendali.

(Baca Juga: IHSG Ditutup Memerah Saat Bursa Asia Berakhir Mixed )

Meski begitu William menambahkan, walaupun terlihat ada peningkatan yang tentunya wajar. "Ini karena menunjukkan mulai ada pergerakan yang seiring dengan percepatan pertumbuhan perekonomian," ujarnya di Jakarta, Rabu (3/5/2017).

Selain itu, dia menjelaskan, tentunya hal ini cukup memberikan ruang bagi IHSG untuk kembali melanjutkan penguatan, mengingat kondisi perekonomian yang tentunya terlihat dalam kondisi stabil.

"Saat ini IHSG terlihat sedang dalam rangka menguji support, sedangkan peluang kenaiakan masih terlihat cukup besar di tengah tekanan yang tentunya wajar terjadi selama proses kenaikan yang berlangsung. Hari ini IHSG berpotensi menguat," pungkasnya.

(Baca Juga: IHSG Diprediksi Bergerak Tertekan, Cermati Saham Ini )

Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan pada perdagangan hari ini yakni PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. (PGAS), PT H.M. Sampoerna Tbk. (HMSP), PT Summarecon Agung Tbk. (SMRA) serta PT Adhi Karya (Persero) Tbk. (ADHI). Ada juga PT Alam Sutera Realty Tbk. (ASRI), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP), GGRM, UNVR dan PTPP.

Sementara itu sebelumnya IHSG pada perdagangan awal bulan kemarin ditutup memerah meski pada pembukaan tadi pagi dan sesi I masih bertahan di zona hijau. Bursa saham Tanah Air berakhir ke level 5.675,81 atau melemah 9,49 poin setara 0,17% saat bursa saham Asia ditutup mixed (variatif).

Sektor saham dalam negeri pada perdagangan sore ini ditutup variatif dengan sektor konsumer yang mengalami penguatan tertinggi sebesar 0,61% dan sektor dengan penurunan terdalam yaitu pertambangan yang melemah 1,65%.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Reli Mulai Terbatas,...
Reli Mulai Terbatas, IHSG Pekan Depan Diprediksi Uji Support 7.100
Prediksi IHSG Pekan...
Prediksi IHSG Pekan Depan: Waspada Koreksi Lanjutan, Cermati Saham-Saham Ini
IHSG Berpeluang Bergerak...
IHSG Berpeluang Bergerak di Kisaran 6.202-6.318 Jelang Rilis Suku Bunga
Jika IHSG Melempem,...
Jika IHSG Melempem, Mainkanlah Enam Saham Ini
Indeks Dirapal Melempem,...
Indeks Dirapal Melempem, Cermati lima Saham Ini
Indeks Dijampi Mengkerut,...
Indeks Dijampi Mengkerut, Pelototi Enam Saham di Bawah Ini
Berita Terkini
Ekspor Batu Bara Dibuka...
Ekspor Batu Bara Dibuka Lagi, Pasokan 141 Juta Metrik Ton Diamankan demi Cegah Pemadaman Listrik
13 menit yang lalu
Galon Guna Ulang Berizin...
Galon Guna Ulang Berizin Edar BPOM dan Ber-SNI Dipastikan Aman Dipakai
9 jam yang lalu
Transisi Net Zero Ubah...
Transisi Net Zero Ubah Peran CFO Menjadi Penggerak Transformasi Bisnis
9 jam yang lalu
Jalur Hormuz Mulai Stabil,...
Jalur Hormuz Mulai Stabil, Saudi Aramco Kembali Ekspor Minyak setelah Mandek 4 Bulan
11 jam yang lalu
MEKAR Kembangkan Ekosistem...
MEKAR Kembangkan Ekosistem Pembiayaan Produktif
11 jam yang lalu
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Guna Usaha Indonesia Catat Kinerja Unggul Selama 10 Tahun Berturut-turut
12 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved