Pasokan Listrik Kepri Dikritisi Komite II DPD RI

Kamis, 04 Mei 2017 - 09:01 WIB
Pasokan Listrik Kepri...
Pasokan Listrik Kepri Dikritisi Komite II DPD RI
A A A
JAKARTA - Jaringan Listrik di provinsi kepulauan dinilai masih sangat minim, padahal listrik dapat menopang kebutuhan pariwisata seperti di kabupaten Anambas, Provinsi Kepulauan Riau. Sebelumnya Bupati Anambas didemo oleh masyarakat terkait kesediaan pasokan listrik yang sering mati.

Membahas hal tersebut Ketua Timja RUU Geologi, Djasarmen Purba bersama Ketua Komite II Djasarmen Purba melakukan Rapat audiensi dengan Direktur Bisnis Regional Sumatera PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN) Ikhsan dan perwakilan masyarakat Kabupaten Anambas Provinsi Kepulauan Riau, Jumardi di Komplek Parlemen.

Menurut Jumardi, di Anambas terdiri dari 255 pulau yang terdiri dari 52 desa dan 2 kelurahan dan akan ada pengembangan pariwisata di 3 pulau besar. "Akan ada pengembangan pariwisata di 3 pulau besar dan terkait rencana pengembangan program pariwisata di Anambas hingga saat ini kondisinya banyak pulau dan penduduk yang belum mendapatkan listrik. Bagaimana solusi dari pusat, apakah energi listrik bisa dikembangkan dengan menggunakan PLTS atau sumberdaya yang lain," tandasnya.

Dia menambahkan pada tanggal 11-13 Mei akan ada event festival Pulau Matak dan bandara Letung yang sudah mulai beroperasi, meski masih kekurangan listrik. “Masalah listrik ini memang belum ada solusinya sehingga mengganggu operasional bandara Letung yang sebenarnya sudah siap,” tegasnya.

Lanjutnya, untuk Pulau Matak terdapat jalan nasional 18 km dan Pulau Sinatan, serta telah ada 2 ruas jalan nasional dan untuk menghubungkan kedua pulau telah dikomunikasikasikan kepada PU akan dibangun jembatan 1200 m.

Pada kesempatan yang sama Direktur Bisnis Regional Sumatera PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN) Ikhsan, mengatakan bahwa telah disusun road map energi listrik dan untuk kepulauan Anambas sudah disiapkan program listrik dengan penambahan PLTD (Pembangkit listrik tenaga diesel) namun terdapat kendala teknis yaitu tidak boleh dilakukannya penunjukan langsung dan harus tender.

Kendala lain yang dihadapi Anambas diterangkan olehnya adalah akses jalan dan tidak adanya depo Pertamina. “Berdasarkan data yang belum menikmati listrik PLN, sebanyak 29 desa dengan kendala yang dihadapi yaitu ketiadaan jalan serta tidak adanya depo Pertamina. Terkait Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sedang disiapkan namun tidak bisa selama 24 jam sehingga tetap hybrid dengan PLTD,” katanya.

Kabar baiknya, tambah dia adalah penambahan waktu listrik dari 20 jam menjadi 24 jam di Pulau matang dapat dilakukan pada tanggal 19 -23 Mei 2017 katanya. “Akan ditugaskan staf dari Tanjung Pinang untuk melakukan survey Pulau Matak dan Pulau Siantan pada minggu depan untuk bertemu dengan tim dari pemda Anambas,” papar Ikhsan.

Dalam kesempatan tersebut Djasarmen Purba meminta agar PLN dapat membantu proses kesiapan energi listrik di Kepulauan Anambas. “Saya harap hal ini bisa teratasi agar provinsi kepulauan tidak dianaktirikan,” tuturnya.

Senada dengan Djasarmen, Ketua Komite II Parlindungan Purba akan menyampaikan ke kementerian terkait, “Kami Komite II akan membantu semaksimal mungkin agar bisa segera teratasi masalah-masalah energi terutama di provinsi kepulauan, kami akan sampaikan ini juga ke kementerian terkait agar proses penyelesaiannya lebih cepat,” tutupnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pemerintah Perpanjang...
Pemerintah Perpanjang Pemberian Diskon Tagihan Listrik
Pemerintah Tahan Kenaikan...
Pemerintah Tahan Kenaikan Tarif Listrik untuk Menjaga Daya Beli Masyarakat
Kebutuhan Investasi...
Kebutuhan Investasi Ketenagalistrikan Nasional
Subsidi Listrik Diperpanjang...
Subsidi Listrik Diperpanjang Hingga Maret 2021
Schneider Electric Kampanyekan...
Schneider Electric Kampanyekan Rumah Nyaman, Listrik Aman
MCB RXE, Si Kecil yang...
MCB RXE, Si Kecil yang Bikin Rumah Aman dari Kebakaran
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
51 menit yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
1 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Cargo Murah Kian Dibutuhkan...
Cargo Murah Kian Dibutuhkan di Tengah Meningkatnya Aktivitas Pengiriman Barang
11 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
11 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved