Semen Gresik Raih Tiga Penghargaan dalam BUMN Marketing Day 2017

Kamis, 04 Mei 2017 - 10:28 WIB
Semen Gresik Raih Tiga...
Semen Gresik Raih Tiga Penghargaan dalam BUMN Marketing Day 2017
A A A
JAKARTA - PT Semen Gresik, anak usaha PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) memperoleh tiga penghargaan most promising company in strategic marketing and branding campaign (silver winner) dari MarkPlus Inc dalam acara BUMN Marketing Day 2017.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai pengakuan dan apresiasi terhadap BUMN yang berprestasi di level strategic, tactical, marketing, dan branding campaign.

Pemberian penghargaan itu diberikan oleh Menteri BUMN Rini Soemarno dalam acara BUMN Marketing Day 2017 di Jakarta, kemarin. Penghargaan ini agar BUMN makin sadar marketing, branding, dan pelayanan konsumen. Sehingga, makin memperbesar keuntungan dan berkontribusi bagi kesejahteraan bangsa.

Semen Gresik memenangi tiga penghargaan yakni silver winner untuk kategori the most promising company in strategic marketing, silver winner untuk kategori the most promising company in branding campaign, dan special mention in content marketing.

Direktur Komersial Semen Gresik M Saifuddin mengatakan, penghargaan ini bukti bahwa perusahaan dapat melakukan digital transformasi dengan pendekatan marketing kepada konsumen akhir.

"Sejak 2016, kami secara intens bertransformasi untuk lebih dekat dengan costumer, sebelumnya ada distributor dan channel, sekarang bergeser ke end user dengan content marketing dan digital yang terarah," katanya.

Menurutnya, dengan teknologi digital, perusahaan bisa melakukan strategi marketing dengan efisien dan efektif. Seiring dengan itu, implementasinya lebih baik dan mempercepat bisnis proses. "Tujuan akhirnya daya saing atau competitiveness perusahaan makin meningkat," ujarnya.

Sebagai bukti manfaat digital marketing, lanjut dia, Semen Gresik mampu mempertahankan pangsa pasar secara nasional pada 2016. Padahal, kondisi bisnis industri semen di 2016 sangat menantang dengan pengaruh kelebihan pasokan (oversupply), banyak pendatang baru, kemudian dominasi dari manufaktur asing, serta pertumbuhan pasar yang relatif flat justru negati.

"Kami bisa bertahan dengan market share yang sama yakni 22,6% untuk Semen Gresik saja," kata Saifuddin.

Bahkan, lebih khusus di pasar semen di Pulau Jawa, Semen Gresik dapat melampaui market leader. Pada 2015, Semen Gresik hanya menempati market leader nomor dua di Pulau Jawa.

"Tapi pada 2016, kami bisa melampaui pesaing nomor satu dengan market share 37%. Ini bukti digital marketing dapat mendorong pangsa pasar kami," ucapnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dihadiri Direksi SIG,...
Dihadiri Direksi SIG, Tudang Sipulung PT Semen Tonasa Berlangsung Semarak
SIG Kenalkan Metode...
SIG Kenalkan Metode Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan di Jatim Environment Exhibition & Forum 2022
Ini Inovasi Mitra Binaan...
Ini Inovasi Mitra Binaan SIG Guna Bertahan di Tengah Pandemi COVID-19
Pendapatan Tergerus,...
Pendapatan Tergerus, Laba Semen Indonesia Naik Tipis jadi Rp450 M
Percantik Pekarangan...
Percantik Pekarangan Rumah, Ini Tips Membuat Gazebo
Mampu Tumbuh saat Pandemi,...
Mampu Tumbuh saat Pandemi, Bos SIG Diganjar Penghargaan Best CEO
Berita Terkini
Galon Guna Ulang Berizin...
Galon Guna Ulang Berizin Edar BPOM dan Ber-SNI Dipastikan Aman Dipakai
1 jam yang lalu
Transisi Net Zero Ubah...
Transisi Net Zero Ubah Peran CFO Menjadi Penggerak Transformasi Bisnis
1 jam yang lalu
Jalur Hormuz Mulai Stabil,...
Jalur Hormuz Mulai Stabil, Saudi Aramco Kembali Ekspor Minyak setelah Mandek 4 Bulan
3 jam yang lalu
MEKAR Kembangkan Ekosistem...
MEKAR Kembangkan Ekosistem Pembiayaan Produktif
3 jam yang lalu
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Guna Usaha Indonesia Catat Kinerja Unggul Selama 10 Tahun Berturut-turut
4 jam yang lalu
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Finance Catat Kinerja Terbaik Selama Lima Tahun Berturut-turut
4 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved