Perluas Bansos, RI Dapat Pinjaman USD200 Juta dari Bank Dunia

Rabu, 10 Mei 2017 - 16:36 WIB
Perluas Bansos, RI Dapat...
Perluas Bansos, RI Dapat Pinjaman USD200 Juta dari Bank Dunia
A A A
JAKARTA - Dewan Direktur Eksekutif Bank Dunia hari ini menyetujui pendanaan sebesar USD200 juta. Pembiayaan tersebut adalah untuk mendukung upaya pemerintah Indonesia dalam memperluas program bantuan sosial (Bansos).

Kepala Perwakilan Bank Dunia untuk Indonesia Rodrigo A Chaves mengungkapkan, pembiayaan tersebut mendukung perluasan bantuan tunai bersyarat pemerintah melalui Program Keluarga Harapan (PKH), penguatan sistem untuk mengimplementasi program, serta koordinasi yang lebih baik dengan program-program bantual sosial pendukung lainnya.

Karena dampak PKH yang tinggi, pemerintah memutuskan untuk meningkatkan jangkauan program tersebut dari 3,5 juta keluarga pada tahun 2015 menjadi 10 juta, atau 15 persen dari seluruh penduduk, pada akhir tahun 2020. "Perluasan PKH ke 10 juta rumah tangga diharapkan dapat membantu mencapai target pemerintah mempercepat penurunan tingkat kemiskinan dan ketimpangan," katanya seperti dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (10/5/2017).

"Dengan memperluas bantuan sosial, Indonesia mengambil langkah maju untuk mengurangi kemiskinan dan ketimpangan; tidak hanya dalam waktu dekat, tapi juga untuk memperbaiki masa depan anak-anak dari keluarga miskin melalui layanan pendidikan dan kesehatan yang lebih baik," sambung dia.

Sementara Ekonom Senior Bank Dunia Pablo Ariel Acosta menuturkan, di antara program bantuan sosial di Indonesia, PKH yang dijalankan oleh Kementerian Sosial, memiliki dampak tertinggi untuk tiap dolar yang dibelanjakan dalam hal mengurangi kemiskinan dan ketimpangan. Namun menurutnya memiliki alokasi anggaran terkecil.

Dengan perluasan tersebut, pemerintah mengambil langkah awal untuk memastikan bahwa program bantuan sosial yang paling efektif ditingkatkan untuk memberi dampak maksimal bagi masyarakat miskin dan rentan.

"Dengan perluasan tersebut, semua provinsi di Indonesia sekarang terlayani. PKH akan menjadi program bantuan tunai bersyarat kedua terbesar di dunia, hanya di belakang Brasil, dari lebih 70 negara yang menerapkan program serupa. Berdasarkan analisis dan proyeksi kami, kami harap PKH akan mencapai kinerja yang baik dalam pengurangan kemiskinan dan ketimpangan seperti program besar lainnya," tutur dia.

Pembiayaan sebesar USD200 juta ini akan mendukung alokasi anggaran pemerintah sebesar USD5,5 miliar untuk lima tahun ke depan guna meningkatkan kapasitas dan sistem guna medukung perluasan PKH. Dukungan Kelompok Bank Dunia untuk program bantuan sosial Indonesia merupakan komponen penting dalam Kerangka kerja Kemitraan Negara Bank Dunia untuk Indonesia, yang memberi fokus pada prioritas pemerintah dengan dampak perubahan besar.

Integrasi bantuan sosial berbasis keluarga melalui bantuan tunai bersyarat merupakan salah satu strategi utama dalam rencana pembangunan jangka menengah Indonesia. Melalui kerjasama dengan mitra strategis pembangunan seperti Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Pemerintah Australia (DFAT), Bank Dunia akan terus mendukung pembiayaan dan bantuan teknis bagi Kementerian Sosial.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bank Dunia Puji Bansos,...
Bank Dunia Puji Bansos, Cegah 8,5 Juta Orang Indonesia Jatuh Miskin
Sasaran Warga Miskin...
Sasaran Warga Miskin Diperluas Jadi 60%, Kemensos Sempurnakan DTKS
172 Juta Warga RI Hidup...
172 Juta Warga RI Hidup Susah, Kepala BPS: Perlu Bijak Memaknai Angka Bank Dunia
Tak Hanya Tambah Kuota,...
Tak Hanya Tambah Kuota, Ganjar Bakal Naikkan Lagi Bantuan KJS
Awas, Kesenjangan akibat...
Awas, Kesenjangan akibat Orang Miskin Baru Tak Bisa Ditutup dengan Dana Publik
Ramalan Bank Dunia Masih...
Ramalan Bank Dunia Masih Jauh, Laju Kemiskinan Indonesia Disebut Terkendali
Berita Terkini
Rosan Lapor Prabowo...
Rosan Lapor Prabowo soal Perampingan 258 BUMN, 300 Pelat Merah Lain Menyusul
9 menit yang lalu
Pergantian Direksi Disorot,...
Pergantian Direksi Disorot, Mampukah Kejayaan Pelni Kembali?
22 menit yang lalu
IHSG Menghijau di Awal...
IHSG Menghijau di Awal Pekan, Pagi Ini Sentuh Level 6.217
29 menit yang lalu
Harga Emas Malas Bergerak...
Harga Emas Malas Bergerak di Posisi Rp2.668.000 per Gram, Intip Daftar Lengkapnya
35 menit yang lalu
Dibayangi Outflow Rp4,5...
Dibayangi Outflow Rp4,5 Triliun, IHSG Pekan Ini Diprediksi Bergerak Fluktuatif
1 jam yang lalu
Spesial, Investor Patriot...
Spesial, Investor Patriot Bond Dilindungi dari Tuntutan Pidana hingga Pajak
1 jam yang lalu
Infografis
4 Kombes Pol Pecah Bintang...
4 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan dari Kapolri
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved