Pemerintah Diperkirakan Masih Akan Aktif Impor Pangan

Sabtu, 13 Mei 2017 - 17:16 WIB
Pemerintah Diperkirakan...
Pemerintah Diperkirakan Masih Akan Aktif Impor Pangan
A A A
JAKARTA - Aktivitas impor pemerintah untuk memenuhi kebutuhan bahan pokok dalam negeri menurut Ketua Ikatan Alumi BPPT sekaligus Anggota Dewan Kehormatan Ikatan Alumni Program Habibie, Anton Adibroto masih akan terus terjadi. Pasalnya pemerintah disebut memiliki kerja sama dengan importir.

(Baca Juga: Target Swasembada Pangan Terbebani Impor )

Dia menambahkan dikhawatirkan, jika pemerintah menutup keran impor. Maka yang akan mengeluhkan hal tersebut adalah asosiasi importir yang selama ini mendapatkan keuntungan dari kegiatan impor negara.

‎"Ya, karena importir-importir ini, mereka juga cari pekerjaan dan penghasilan kan. Mereka tentu ada kerja sama dengan pemerintah. Kalau mereka tidak ada kegiatan, mereka tidak ada pemasukan," jelas Anton di Jakarta, Sabtu (13/5/2017).

Sampai saat ini, pemerintah masih aktif dalam melakukan impor buah, jagung dan kedelai. Bahkan kedelai masih banyak diimpor untuk membuat Tempe dan tahu berkualitas tinggi. Di tengah derasnya impor, terang dia sebenarnya masyarakat Indonesia tidak terlalu menuntut banyak atas produk impor yang berkualitas.

"Masyarakat kita enggak terlalu nuntut banyak, artinya, mereka akan makan juga makanan yang tidak impor. Cuma mungkin pemerintahnya saja yang terlalu beraksi," paparnya.

Seharusnya dia mengutarakan, untuk menekan impor dan mulai membangun swasembada, pemerintah harus bisa sosialisasi ke masyarakat bahwa segala bentuk kebutuhan, bisa disediakan oleh negara. "Tapi juga kalau kita impor kan, ‎kita cuma konsumsi saja, tidak produksi. Nah konsepnya, kita ini kan, bagaimana meyakinkan masyarakat bahwa sayur dan buah serta yang lainnya tersedia di dalam. Jadi tidak perlu impor," pungkas dia.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bahan Pangan Masih Impor,...
Bahan Pangan Masih Impor, Siap-siap Hadapi Lonjakan Harga Imbas Rupiah Loyo
Kolaborasi Posko Pangan,...
Kolaborasi Posko Pangan, Civil Society Antisipasi Kenaikan Harga Sembako
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan Harga, Pemprov Sulbar Luncurkan Gerakan Pangan Murah
Harga Pangan Selangit,...
Harga Pangan Selangit, Emak-emak di Cimahi Menjerit
Harga Pangan Stabil...
Harga Pangan Stabil Jelang Ramadan, Bukti Keberhasilan Kolaborasi Pemerintah
Harga Beras di Pasar...
Harga Beras di Pasar Induk Cipinang, Termahal Tembus Rp20.013 per Kg
Berita Terkini
PLN EPI Perluas Kemitraan...
PLN EPI Perluas Kemitraan Global Bangun Rantai Pasok Hidrogen Hijau
9 jam yang lalu
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
9 jam yang lalu
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
10 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
10 jam yang lalu
Lepas dari Pertamina,...
Lepas dari Pertamina, Pelita Air Bakal Gabung di Bawah Garuda Indonesia
11 jam yang lalu
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
12 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved