Bangun Sejuta Rumah, Pemerintah Terkendala Harga Tanah Mahal

Selasa, 16 Mei 2017 - 12:44 WIB
Bangun Sejuta Rumah,...
Bangun Sejuta Rumah, Pemerintah Terkendala Harga Tanah Mahal
A A A
JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan, pemerintah menghadapi beberapa kendala dalam mewujudkan program sejuta rumah sesuai arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Salah satu tantangan yang harus dihadapi yakni mahalnya harga tanah.

Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan Kementerian PUPR Lana Winayanti mengatakan, jumlah tanah yang bisa dipakai untuk membangun sejuta rumah juga mulai menipis. Ia menambahkan ditambah Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU) untuk perumahan belum terintegrasi.

"Harga tanah masih sangat mahal dan juga ketersediaan tanah sangat berkurang, khususnya untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di perkotaan. Belum terintigarasinya PSU, serta masih rendahnya daya beli konsumen," ujarnya di Jakarta, Selasa (16/5/2017).

Lanjut dia menjelaskan, realisasi KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) telah mencapai 500 ribu unit tahun lalu. Sementara pada 2017 sudah terealisasi 120 ribu unit.

Sebagai bentuk dukungan terhadap program sejuta rumah, Lana menyampaikan, pemerintah telah mengeluarkan berbagai insentif. Kemudahan itu di antaranya dalam bentuk subsidi serta pembebasan pajak. "Fasilitas seperti subsidi, likuiditas untuk perumahan, pembebasan pengenaan pajak nilai atau PPN, rusunami, dan juga prasarana untuk rumah sederhana tapak," katanya.

Dia menambahkan, penciptaan lapangan kerja di sektor properti bisa didorong dengan adanya program sejuta rumah. Perannya ke Pertumbuhan Domestik Bruto (PDB) disebutkannya cukup besar hingga 20% secara persentase.

"Investor properti menyumbang sekitar 5%-20% dari PDB. BPS kuartal pertama, sektor properti 3,12%. Investasi properti meningkat terhadap PDB untuk bersama menjaga kontribusi nyata yang bisa memberikan kemajuan dan perkembangan sektor ini," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kampus Hijau PUPR, Perkantoran...
Kampus Hijau PUPR, Perkantoran yang Ramah Lingkungan dan Humanis
PUPR Perpanjang Masa...
PUPR Perpanjang Masa Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur Venues PON
Efisiensi, Kementerian...
Efisiensi, Kementerian PUPR Bersiap Lakukan Reorganisasi Balai
Menteri Basuki Perbaiki...
Menteri Basuki Perbaiki 2.000 Rumah Tidak Layak Huni di Bengkulu
Antisipasi Kekeringan,...
Antisipasi Kekeringan, Menteri Basuki Optimalkan Infrastruktur Tampungan Air
Dukung Pemulihan Ekonomi,...
Dukung Pemulihan Ekonomi, Menteri Basuki Target Jembatan Sei Rampung 2021
Berita Terkini
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
14 menit yang lalu
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
8 jam yang lalu
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
9 jam yang lalu
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
9 jam yang lalu
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
9 jam yang lalu
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
10 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Ini Lokasinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved