Pelabuhan Didorong Tingkatkan Volume dan Layanan Alternatif

Selasa, 16 Mei 2017 - 13:27 WIB
Pelabuhan Didorong Tingkatkan...
Pelabuhan Didorong Tingkatkan Volume dan Layanan Alternatif
A A A
JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengungkapkan bahwa volume pelabuhan menjadi salah satu indikator utama kinerja. Cara ini dinilai paling mudah untuk melakukan komparasi kinerja antar satu pelabuhan dengan lainnya.

"Pelabuhan suatu konektivitas, komparasinya dapat terlihat dari peningkatan volume," ujar Budi dalam keterangan resmi Pelindo II, Jakarta, Selasa (16/5/2017).

Menurutnya, jika pelabuhan dikatakan baik tetapi tidak ada peningkatan volume, sama sajam omong kosong. Upaya peningkatan volume tersebut harus didorong dengan meningkatkan berbagai pelayanan pelabuhan seperti peningkatan keamanan, pelayanan kepada stakeholder.

Dia menegaskan pentingnya meningkatkan pelayanan kepada shipping line dan produsen agar dapat meningkatkan volume. "Ada shipping line dari Prancis datang ke Pelindo II (IPC). Ini lompatan pelayanan Priok kepada masyarakat," katanya.

Budi melihat kedatangan kapal tersebut sebagai kemampuan pelindo II untuk meningkatkan kualitas layanan Priok. Perlunya pelabuhan membuat layanan alternatif agar shipping line asing semakin tertarik untuk datang.

Salah satu terobosan lain yang diapresiasi Menhub adalah water way yang dirancang Pelindo II. "Waterway merupakan proyek dari Pak Elvyn (Pelindo II), saya pikir ini proyek bagus. Membantu mengurai permasalahan (transportasi) di jalan darat karena kemacetan, sehingga memberikan alternatif kemacetan dengan jalan yang bagus," tuturnya.

Kemenhub dan Kementrian PUPR akan mensupport secara bersama agar proyek ini berjalan. Di sisi lain, spek legal dari proyek waterway harus diperhatikan agar legitimasi proyek dapat diandalkan sehingga investor dapat mendapatkan return.

Aspek penting dari proyek tersebut adalah peningkatan pengiriman logistik yang jauh lebih cepat daripada menggunakan jalur darat. "saya ke sana kemaren cuma 30 menit, padahal kalau lewat darat bisa satu setengah hari," jelas Budi.

"Bisa dibayangkan kalau biasanya satu setengah hari sekarang bisa lebih cepat. Jadi transportasi lain harus juga berkompetisi," tambahnya.

Terbukanya jalur transportasi lewat laut akan membuka jalur ekonomi. Prinsip "trade follow the ship" tersebut diyakini Menhub sebagai salah satu upaya untuk menggairahkan perekonomian Indonesia. Peningkatan volume di pelabuhan merupakan salah satu indikator berjalannya perekonomian di suatu daerah.

"Tol laut berfungsi untuk meningkatkan arus masuk dan keluar barang terutama dari Indonesia timur. Sebelumnya kapal singgah di Saumlaki hanya mengirim sembako saja tetapi tidak pernah berpikir untuk mengumpulkan barang dari sana (saumlaki) untuk dikirim ke Jawa," terang Budi.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Angkutan Laut Dibuka...
Angkutan Laut Dibuka 7 Juni, Kemenhub Minta Antisipasi New Normal
Pelabuhan Patimban Rampung...
Pelabuhan Patimban Rampung Akhir Bulan Ini, Menhub Kasih Bocoran Kapan Beroperasi
Pelabuhan Palembang...
Pelabuhan Palembang Baru di Tanjung Carat Target Dibangun Tahun Ini
Jalankan Prinsip Pola...
Jalankan Prinsip Pola Kemitraan, Kemenhub Raih Penghargaan dari KPPU
Revitalisasi Terminal,...
Revitalisasi Terminal, Kemenhub Ingin Angkutan Massal Terintegrasi
Tancap Gas Usai Diresmikan,...
Tancap Gas Usai Diresmikan, Pembangunan Pelabuhan Patimban Tahap II Dilanjut 2021
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
2 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
2 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
3 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
3 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
3 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
3 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved