Punya Pengalaman di FATCA, OJK Yakin Perppu AEoI Bisa Berjalan

Kamis, 18 Mei 2017 - 21:12 WIB
Punya Pengalaman di...
Punya Pengalaman di FATCA, OJK Yakin Perppu AEoI Bisa Berjalan
A A A
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meyakini penerapan Peraturan Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 1 tahun 2017 tentang Akses Informasi Keuangan untuk Kepentingan Perpajakan dapat diimplementasikan di Indonesia.

Alasannya, Indonesia sudah punya pengalaman dalam melaksanakan pembukaan data nasabah perbankan serupa dalam bingkai Foreign Account Tax Compliance Act (FATCA).

FATCA merupakan akta yang dikeluarkan Amerika Serikat (AS) untuk mewajibkan negara lain menyetorkan data nasabah dari warga negara AS yang ada di negara tersebut. Indonesia sudah sejak 2015 melakukan kerja sama bilateral tersebut dengan Negeri Paman Sam.

"Sebetulnya sejak 2015, kita sudah mulai persiapkan diri. Meski waktu itu AEoI belum hadir, sudah ada FATCA bilateral antara kita dengan AS. Sehingga waktu menyusun common reporting standard tidak mengalami kesulitan," kata Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman Hadad di Gedung Kemenkeu, Jakarta, Kamis (18/5/2017).

Dengan pengalaman tersebut, dia meyakini Indonesia tidak butuh waktu lama untuk menyiapkan aplikasi mengenai pelaporan data nasabah perbankan. "Kami akan minta Ditjen Pajak menyampaikan requirement terutama untuk sempurnakan apa yang sudah kita susun dalam common reporting system dalam rangka AEOI," imbuh dia.

Sementara terkait data yang dilaporkan, kata Muliaman, dalam Perppu disebutkan bawa data yang dilaporkan adalah berisi informasi keuangan yang sesuai dengan standar Automatic Exchange of Information (AEoI) serta laporan keuangan yang berisi informasi untuk kepentingan perpajakan.

"Itu bisa dilakukan secara elektronik disampaikan melalui OJK untuk laporan yang terkait dengan AEoI. Ini jelas di pasal 3 ayat 1 huruf A. Baik untuk laporan terkait AEOI maupun kepentingan perpajakan domestik," tandasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
OECD/INFE - OJK Conference...
OECD/INFE - OJK Conference di Bali
OJK Gelar Edukasi Keuangan...
OJK Gelar Edukasi Keuangan untuk Pelajar
Bikin Cemas Banyak Orang,...
Bikin Cemas Banyak Orang, Ini Detail Aturan Main POJK Stimulus Covid-19
OJK Beri Dua Stimulus...
OJK Beri Dua Stimulus Lanjutan Bagi Sektor Industri Keuangan Non Bank
OJK Pastikan Sektor...
OJK Pastikan Sektor Jasa Keuangan Pada Level Terkendali
OJK Menyadari Pentingnya...
OJK Menyadari Pentingnya GRC Terintegrasi di Sektor Jasa Keuangan
Berita Terkini
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
5 jam yang lalu
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
5 jam yang lalu
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
6 jam yang lalu
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
6 jam yang lalu
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
6 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
8 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved