Tingkatkan Kualitas, Wilmar Lakukan Replanting 5.000 Ha per Tahun

Kamis, 18 Mei 2017 - 23:42 WIB
Tingkatkan Kualitas,...
Tingkatkan Kualitas, Wilmar Lakukan Replanting 5.000 Ha per Tahun
A A A
AGAM - Wilmar Plantation International tidak berhenti untuk terus melakukan replanting (tanam ulang) pada perkebunan sawit di Indonesia. Replanting yang dilakukan perseroan seluas 5.000 hektare (ha) atau 5% setiap tahun dari total 180 ribu ha kebun sawit yang dimiliki Wilmar di Indonesia.

Replanting sudah dilakukannya sejak beberapa tahun lalu secara bertahap sesuai usia pohon. "Kalau untuk wilayah Sumatra Barat saja replanting sejak 2008 sampai 2016 seluas 20 ribu hektare. Target tahun ini sampai 2021 sebanyak 20 ribu hektare," kata Head Plantation Indonesia Wilmar Group Gucharan Singh di Agam, Sumatera Barat, Kamis (18/2/2017).

Dia menuturkan, replanting akan dilakukan jika pohon sudah memasuki usia 25-30 tahun, dimana usia tersebut kualitas dan produktivitas pohon sawit mulai menurun. Untuk itu pihaknya terus menyiapkan puluhan ribu bibit sawit yang siap untuk replanting. "Biaya replanting Rp55 juta per hektare," ucap dia.

Seperti yang dilakukan Wilmar melalui anak usaha PT AMP Plantation sengan luas tanam 7.000 ha, menyiapkan lahan seluas 11 ha untuk pembibitan atau 11 ribu bibit per ha. Bibit-bibit tersebut sudah siap untuk ditanam secara bertahap menggantikan pohon sawit yang sudah waktunya diganti.

Estate Manager AMP Plantation Sutanto mengatakan, pohon sawit baru akan menghasilkan buah untuk dipanen jika sudah masuk usia tiga tahun. Saat ini AMP Plantation berhasil memanen sawit sekitar 400 ton setiap hari atau sekitar 12.000 ton setiap bulan dari 7.000 ha perkebunan sawit tersebut.

"Panen ini setiap sepuluh hari sekali secara bertahap bergantian, sehingga bisa panen setiap hari. Kalau kita sedang melakukan replanting memang ada penurunan hasil panen tapi itu tidak signifikan hanya sebagian kecil karena kita tiap hari terus panen," ujar Sutanto.

Selain itu, pihaknya juga mengajak warga sekitar untuk bermitra dengan cara sistem plasma. Dari total 23 ribu ha di seluruh perkebunan sawit milik Wilmar di Sumbar, yang dijadikan plasma sebanyak 10 ribu ha. "Itu artinya kita memang peduli dengan masyarakat sekitar untuk bersama-sama mengembangkan sawit," imbuhnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wilmar Raih Penghargaan...
Wilmar Raih Penghargaan ISPO dari Kementan, Berhasil Bina Pekebun Swadaya
Tanda Tangani MoU, Wilmar...
Tanda Tangani MoU, Wilmar Perkuat Kemitraan dengan Petani Sawit Labuhanbatu
Siapkan SDM Unggul Industri...
Siapkan SDM Unggul Industri Sawit, Wilmar Siapkan Beasiswa di Stipper
Sewindu Program Ikatan...
Sewindu Program Ikatan Dinas, Wilmar Cetak Profesional di Industri Sawit
12 Siswa Mendapat Beasiswa...
12 Siswa Mendapat Beasiswa Wilmar Kuliah di Instiper Yogyakarta
Kiriman Perdana Produk...
Kiriman Perdana Produk Kelapa Sawit dari Wilmar Nabati lewat Dasbor Nasional
Berita Terkini
ESDM Menjawab Isu Pasokan...
ESDM Menjawab Isu Pasokan Batubara Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Pulau Jawa
1 jam yang lalu
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
2 jam yang lalu
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
4 jam yang lalu
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
5 jam yang lalu
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
5 jam yang lalu
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
6 jam yang lalu
Infografis
22 Tahun Mangkrak, 109...
22 Tahun Mangkrak, 109 Tiang Monorel di Jakarta Dibongkar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved