BPK Ingin Diberikan Akses Online ke APBN

Jum'at, 26 Mei 2017 - 12:12 WIB
BPK Ingin Diberikan...
BPK Ingin Diberikan Akses Online ke APBN
A A A
JAKARTA - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memberikan apresiasi kepada pemerintah yang telah berupaya memperbaiki laporan keuangan, sehingga mendapatkan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) 2016 setelah 12 Tahun. Hal ini disampaikan Kepala BPK Moermahadi Soerja Djanegara saat menyerahkan LKPP, Laporan Keuangan Kementerian dan Lembaga (LKKL) dan Laporan Keuangan Bendahara Umum Negara (LKKBUN).

"Kami mengapresiasi hasil upaya pemerintah untuk perbaiki pertanggungjawaban dan pengelolaan keuangan negara sejak 2004. Ada 84% KKL yang WTP terhadap penyampaian LHP (Laporan Hasil Pemeriksaan) tahun 2016," ungkapnya di Gedung BPK, Jakarta, Jumat (26/5/2017).

Lebih lanjut dia berharap pencapaian ini bisa berkontribusi positif untuk negara dan menciptakan perubahan yang signifikan. Selanjutnya, dia menjelaskan, BPK akan memberikan rekomendasi agar APBN untuk ke depannya bisa diakses secara online, agar pelaksanaannya lebih transparan.

"Agar meningkatkan kepatuhan, kami merekomendasikan untuk APBN ke depannya, pertama, mengintegrasikan sistem informasi pengelolaan dan penyusunan pertanggungjawaban pelaksanaan APBN di tingkat KL dan BUN," katanya.

Kedua, perlu penyelesaian untuk setiap kelebihan pembayaran/penyimpangan belanja negara. Ketiga, adanya peningkatan pengawasan dan pengendalian barang milik negara. Keempat, adanya penetapan kebijakan tindakan khusus penyelesaian aset negatif dan adanya penungakatn peran aparatur pengawas negara.

"Maka, saya harap data APBN dapat diberikan akses online kepada BPK agar setiap saat bisa kita pantau. Untuk itu, diperlukan adanya suatu MoU untuk kesadaran dalam rangka e-audit, dan ini perlu dukungan pemerintah," pungkasnya.

Sebagai informasi beberapa menteri dan kepala lembaga yang hadir dalam penyerahan tersebut yakni Menteri koordinator (Menko) Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
DPR Sahkan Politikus...
DPR Sahkan Politikus Golkar Ahmadi Noor Supit Jadi Anggota BPK Periode 2022-2027
Sudah Jatuh Tempo, 16...
Sudah Jatuh Tempo, 16 Temuan LHP BPK Belum Ditindaklanjuti
Ada Apa, Laporan Keuangan...
Ada Apa, Laporan Keuangan KPU dan BSSN Tidak Dapat WTP dari BPK
BPK Ungkap 6.011 Masalah...
BPK Ungkap 6.011 Masalah pada APBN 2021, Nilainya Capai Rp31,34 Triliun
BPK Gelar Edukasi Akuntabilitas...
BPK Gelar Edukasi Akuntabilitas bagi Kalangan Muda
Audit, Akuntabilitas...
Audit, Akuntabilitas dan Pengelolaan Keuangan Negara
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
45 menit yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
2 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
2 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
3 jam yang lalu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved