Kemenhub Dapat Opini WTP Empat Tahun Berturut-turut

Jum'at, 26 Mei 2017 - 22:06 WIB
Kemenhub Dapat Opini...
Kemenhub Dapat Opini WTP Empat Tahun Berturut-turut
A A A
JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi bersyukur atas pencapaian Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI yang keempat kalinya secara berturut-turut.

"Saya bersyukur Kemenhub mendapat opini WTP dari BPK untuk keempat kalinya. Saya mengapresiasi tim BPK yang secara profesional menyelesaikan pemeriksaan terhadap laporan keuangan Kemenhub Tahun 2016 sesuai Standar Akuntansi Pemerintah," ujar Budi dalam rilisnya di Jakarta, Jumat (26/5/2017).

Dia menjelaskan, Kemenhub telah membuat rencana aksi untuk menindaklanjuti rekomendasi BPK. Seluruh rekomendasi BPK akan ditindaklanjuti dengan sebaik-baiknya.

"Untuk itu, Kemenhub telah membuat rencana aksi. Sebagian rekomendasi telah kami tindak lanjuti, di antaranya penyetoran ke kas negara untuk kelebihan pembayaran dan melakukan koreksi dalam laporan keuangan tahun 2016 audited," katanya.

Rencana aksi Kemenhub lainnya disampaikan Budi yakni menerbitkan Instruksi Menteri Perhubungan kepada seluruh satuan kerja untuk segera menindaklanjuti temuan dan rekomendasi BPK.

Rencana aksi ini juga disusun sebagai upaya untuk mewujudkan good governance (tata kelola pemerintahan yang baik) dan clean government (pemerintahan yang bersih), khususnya di lingkungan Kemenhub.

Menurut Budi, seluruh jajaran terus berkomitmen untuk berupaya mengatasi berbagai permasalahan yang timbul dan diharapkan langkah-langkah yang diambil akan mengoptimalkan kualitas laporan keuangan Kemenhub dan opini WTP dapat terus dipertahankan dalam periode selanjutnya.

"Tentunya Kemenhub akan terus berupaya agar kualitas laporan keuangan Kemenhub dan opini WTP dapat dipertahankan dalam periode selanjutnya," kata Budi.

Data realisasi anggaran Kemenhub per 22 Mei 2017 sebanyak Rp7,40 triliun atau sebesar 16,07%.

Hasil ini didapat dengan rincian sebagai berikut:
1. Belanja Pegawai memiliki pagu sebanyak Rp3,84 triliun dan realisasi sebanyak Rp1,13 triliun atau sebesar 29,66%.
2. Belanja Barang memiliki pagu sebanyak Rp13,98 triliun dan realisasi sebanyak Rp2,34 triliun atau sebesar 16,79%.
3. Belanja Modal memiliki pagu sebanyak Rp28,27 triliun dan realisasi sebanyak Rp3,91 triliun atau sebesar 13,86%.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Angkutan Laut Dibuka...
Angkutan Laut Dibuka 7 Juni, Kemenhub Minta Antisipasi New Normal
Jalankan Prinsip Pola...
Jalankan Prinsip Pola Kemitraan, Kemenhub Raih Penghargaan dari KPPU
Revitalisasi Terminal,...
Revitalisasi Terminal, Kemenhub Ingin Angkutan Massal Terintegrasi
Hapus Monopoli Jasa...
Hapus Monopoli Jasa Kepelabuhanan, Ditjen Hubla Teken Perjanjian Konsesi dengan PT LIS
Persiapkan SDM Unggul,...
Persiapkan SDM Unggul, Kemenhub Kini Punya Program Studi Magister Terapan
Insiden Trigana Air...
Insiden Trigana Air di Bandara Sentani, Kemenhub Pastikan Tak Ada Korban Jiwa
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
2 jam yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
3 jam yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
3 jam yang lalu
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
3 jam yang lalu
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
3 jam yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
4 jam yang lalu
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved