Tidak Ada Kejelasan Pasca Anev, Kebijakan KKP Dinilai Tidak Antisipatif

Senin, 29 Mei 2017 - 11:22 WIB
Tidak Ada Kejelasan...
Tidak Ada Kejelasan Pasca Anev, Kebijakan KKP Dinilai Tidak Antisipatif
A A A
JAKARTA - Berakhirnya proses analisis dan evaluasi (Anev) kapal ikan buatan luar negeri yang dilakukan satuan tugas (satgas) illegal unreported and unregulated fishing (IUU Fishing) dianggap masih mengambang.

Pasalnya hingga saat ini, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di bawah komando Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti belum memberi keputusan apapun pasca berakhirnya Anev.

Melihat hal tersebut, Anggota DPR RI, Ichsan Firdaus pun melihat pasca hasil Anev, KKP terlihat seperti membiarkan. Lebih tegas politikus Partai Golkar ini melihat kebijakan yang dibuat Menteri Susi tidak memiliki langkah antisipatif.

"Yang saya tahu pasca Anev mereka itu buat dua list, whitelist dan blacklist. Dengan begitu berarti kan yang whitelist tidak bermasalah. Lalu kenapa kemudian hal itu dipukul rata dengan pelaku yang masuk dalam catatan blacklist. Kalau larang jangan sekedar melarang, tapi harus ada antisipasinya," ujar Ichsan Firdaus di Jakarta, Senin (29/5/2017).

Artinya, Ichsan menyampaikan, seharusnya Menteri Susi ini membuka mana yang whitelist dan blacklist. Konsekuensi terhadap pelaku usaha yang masuk daftar whitelist ini boleh beroperasi lagi atau seperti apa.

"Kalau seperti ini kan hanya memberi ketidakpastian. Jadi secara keseluruhan saya melihat Susi punya kebijakan yang tidak menghitung peraturan yang diterbitkan," ucapnya.

Lebih juah, Ichsan menegaskan, jadi kebijakan kapal eks asing, pelarangan cantrang, pengambilan bibit lobster itu merupakan cermin kebijakan KKP yang tidak antisipatif terhadap dampak dari pelarangan. Oleh karena itu tidak heran bila para stakeholder saat ini merasa tidak punya kepastian untuk menjalankan usahanya di sektor perikanan.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KKP Segel Lahan Proyek...
KKP Segel Lahan Proyek Reklamasi di Batam
Menteri KKP Kasih Bocoran...
Menteri KKP Kasih Bocoran 3 Potensi Investasi ke Pelaku Usaha
KKP Workshop Penyuluh...
KKP Workshop Penyuluh Perikanan untuk Kembangkan Informasi
Disrupsi Data Perikanan
Disrupsi Data Perikanan
Kementerian Kelautan...
Kementerian Kelautan dan Perikanan Berhentikan Dirjen Perikanan Tangkap
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
Berita Terkini
Keruntuhan Dolar AS...
Keruntuhan Dolar AS Bukan Lagi Dongeng, BRICS Ubah dari Khayalan Menjadi Ancaman Nyata
37 menit yang lalu
RI-India Bidik Nilai...
RI-India Bidik Nilai Kerja Sama Ekonomi Tembus Rp445,8 Triliun, dari Infrastruktur hingga SDA
1 jam yang lalu
Genera-Z Berbakti BCA...
Genera-Z Berbakti BCA Siapkan Mahasiswa Implementasikan Solusi bagi Desa Wisata
10 jam yang lalu
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
11 jam yang lalu
Pertamina Evaluasi Insiden...
Pertamina Evaluasi Insiden Mobil Tangki di Cianjur, Pasokan BBM Dipastikan Aman
11 jam yang lalu
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
11 jam yang lalu
Infografis
7 Kolonel TNI AL Pecah...
7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska Koarmada RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved